Gubernur Lemhanas RI Beberkan Pesan Prabowo ke Ketua DPRD Se-Indonesia Saat Pengarahan Tertutup
Hasanudin Aco April 21, 2026 06:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Lemhanas RI, TB Ace Hasan Syadzily, membeberkan sejumlah poin yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto dalam pengarahan tertutup pada acara Retret Ketua DPRD se-Indonesia pekan lalu.

Ace menyebut secara garis besar Kepala Negara menekankan pentingnya kekompakan dan persatuan antara pimpinan daerah dengan pemerintah pusat. 

Hal ini bertujuan agar kebijakan nasional dapat selaras dengan kebijakan di tingkat daerah.

"Pak Presiden menyampaikan tentang perlunya kekompakan, persatuan semua pimpinan daerah dalam menselaraskan kebijakan nasional dengan kebijakan pemerintah daerah," kata Ace Hasan saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (21/4/2026).

Retret Ketua DPRD se-Indonesia diadakan di Akademi Militer Magelang pada 15–19 April 2026 dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam acara ini, Prabowo menyebut para Ketua DPRD sebagai sosok yang patriot dan menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.

Peran Strategis Ketua DPRD

Ace menjelaskan posisi Ketua DPRD sangat strategis karena mereka merupakan pemegang palu kebijakan di daerah. 

Oleh karena itu, Prabowo berharap para pimpinan legislatif daerah memiliki pemahaman visi dan misi yang sama, terutama yang tercantum dalam program Asta Cita.

"Pemahaman satu visi, misi, serta kebijakan-kebijakan strategis yang tercantum di dalam Asta Cita itu diharapkan juga dipahami oleh seluruh para Ketua DPRD se-Indonesia," jelasnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian besar pada persatuan para pimpinan politik di daerah. 

Meskipun para Ketua DPRD berasal dari latar belakang partai politik yang berbeda-beda, hal itu diharapkan tidak menjadi hambatan dalam bekerja.

"Perbedaan itu jangan menjadi penghalang untuk membuat masyarakat atau para pimpinan politik di daerah bahu-membahu bekerja keras untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045," ungkap Ace.

Selain aspek politik, Prabowo juga menyinggung penyelesaian persoalan mendasar di daerah, salah satunya adalah masalah pengelolaan sampah. 

Menurut Ace, pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat menjadi prinsip yang ingin dibangun dalam pemerintahan saat ini.

Dalam retret tersebut, Presiden juga menegaskan komitmennya terhadap program-program prioritas termasuk program Makan Bergizi Gratis.

Ace menyebut, program ini diharapkan tidak hanya membangun gizi masyarakat, tetapi juga memberikan efek domino bagi perekonomian di daerah.

"Efeknya akan dirasakan di daerah juga. Dengan anggaran yang cukup besar, kita harapkan selain membangun gizi masyarakat, tapi juga bisa mendorong daya ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja," tuturnya.

Ace menambahkan bahwa pengarahan tersebut bersifat umum dan berlaku bagi seluruh Ketua DPRD se-Indonesia tanpa mengkhususkan daerah tertentu.

Saat ditanya wartawan mengenai adanya wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah atau sistem pemilu 2029 dalam pertemuan tersebut, Ace secara tegas membantahnya.

Ia memastikan bahwa dalam retret tersebut Presiden Prabowo tidak menyinggung isu politik elektoral masa depan.

"Ya, tidak disinggung sama sekali terkait dengan sistem pemilu 2029," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.