Bocah Hanyut di Sungai Ciliwung Bogor Belum Ditemukan, Tim SAR Bakal Perluas Radius Pencarian
Tsaniyah Faidah April 21, 2026 07:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Pencarian bocah korban hanyut di Sungai Ciliwung, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor belum membuahkan hasil.

Meski pencarian telah diperluas hingga sejauh 12 kilometer, namun keberadaan korban belum juga ditemukan.

Dengan kondisi tersebut dan mengacu pada standar prosedur, pencarian terhadap korban dihentikan sementara.

Dari pantauan TribunnewsBogor.com, pada pukul 17.00 WIB seluruh personel pencari kembali ke posko utama.

Di lokasi tersebut Tim SAR gabungan melakukan briefing dan evaluasi hasil operasi yang sudah dilakukan.

"Untuk pergerakan di air kita hentikan dulu kan. Selanjutnya kita lakukan pemantauan visual," Koordinator Unit Siaga SAR Bogor, Muhammad Fazry, Selasa (21/4/2026).

Proses pencarian terhadap korban akan dilanjutkan pada esok hari memasuki hari ketiga, Rabu (22/4/2026).

Rencananya, pada esok hari pencarian akan lebih dioptimalkan dengan memperluas area penyisiran dibandingkan hari ini dan kemarin.

"Besok itu akan kami perluas lagi daerah pencariannya. Kita akan tambah lagi jarak pencariannya," katanya.

Anak laki-laki berinisial ABS itu hanyut terbawa derasnya arus aliran Sungai Ciliwung saat sedang bermain.

Kapolsek Sukaraja, AKP Ade Rahmat membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah hukumnya pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Ia mengatakan, korban hanyut saat berenang di sungai bersama rekannya yang juga masih anak-anak.

"Informasi dari masyarakat korban sedang bermain di Sungai Ciliwung beserta dua rekannya tiba-tiba hanyut terbawa arus sungai tersebut," ujarnya, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, pada saat kejadian kondisi Sungai Ciliwung sedang dalam debit yang cukup tinggi sehingga korban terbawa arus.

Rekan-rekan korban pun sempat berusaha untuk menyelamatkan ABS, namun derasnya arus menggagalkan upaya tersebut.

"Untuk arus saat ini emang agak deras ya, memang korban ini masih anak di bawah umur, jadi belum bisa berenang untuk arus yang sekarang ini," katanya.

Sementara itu, kata dia, hingga sore hari ini korban belum berhasil ditemukan dan masih dalam pencarian.

Tim SAR gabungan pun telah berada di lokasi kejadian untuk mencari keberadaan korban.

"Pihak BPBD dan SAR sedang melakukan pencarian. Tadi ada dua perahu karet sedang melakukan penyisiran. Sampai sekarang ini belum ditemukan," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.