Arus Sungai Ciliwung Deras, Tim SAR Belum Bisa Menyelam Cari Bocah Hanyut di Cilebut Bogor
Tsaniyah Faidah April 21, 2026 07:07 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Bocah berusia enam tahun yang hanyut di Sungai Ciliwung, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor belum ditemukan.

Tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Azka Baihaqi Sidiq.

Dalam proses pencarian, Tim SAR gabungan dihadapkan oleh tantangan derasnya aliran sungai yang menjadi kendala.

Pasalnya, debit air di Sungai Ciliwung sejak korban dinyatakan hilang hingga hari kedua pencarian masih cukup kuat.

"Arus cukup deras namun debit air sudah mulai menurun, tidak seperti kemarin," ujar Koordinator Unit Siaga SAR Bogor, Muhammad Fazry, Selasa (21/4/2026).

Dengan kondisi tersebut, tim pencari juga tidak bisa menurunkan penyelam pada titik-titik yang tertentu yang dicurigai.

Demi keselamatan personel pencari, opsi penyelamatan pun tidak dilakukan dan lebih memilih melakukan pencarian menggunakan perahu karet, penyisiran darat, dan drone.

"Dari kontur sungainya sih sama arus yang sulit untuk dilakukan penyelaman. Jadi kita engga bisa melakukan penyelaman karena dari karakter sungainya dan arusnya," katanya.

Anak laki-laki berinisial ABS itu hanyut terbawa derasnya arus aliran Sungai Ciliwung saat sedang bermain.

Kapolsek Sukaraja, AKP Ade Rahmat membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah hukumnya pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Ia mengatakan, korban hanyut saat berenang di sungai bersama rekannya yang juga masih anak-anak.

"Informasi dari masyarakat korban sedang bermain di Sungai Ciliwung beserta dua rekannya tiba-tiba hanyut terbawa arus sungai tersebut," ujarnya, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, pada saat kejadian kondisi Sungai Ciliwung sedang dalam debit yang cukup tinggi sehingga korban terbawa arus.

Rekan-rekan korban pun sempat berusaha untuk menyelamatkan ABS, namun derasnya arus menggagalkan upaya tersebut.

"Untuk arus saat ini emang agak deras ya, memang korban ini masih anak di bawah umur, jadi belum bisa berenang untuk arus yang sekarang ini," katanya.

Sementara itu, kata dia, hingga sore hari ini korban belum berhasil ditemukan dan masih dalam pencarian.

Tim SAR gabungan pun telah berada di lokasi kejadian untuk mencari keberadaan korban.

"Pihak BPBD dan SAR sedang melakukan pencarian. Tadi ada dua perahu karet sedang melakukan penyisiran. Sampai sekarang ini belum ditemukan," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.