Kemenhaj Lampung Mengajukan Pembatalan Visa 8 Jemaah yang Tidak Jadi Berangkat Haji
Robertus Didik Budiawan Cahyono April 21, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengajukan pembatalan visa delapan jemaah yang tidak jadi berangkat haji di tahun 2026 ini.

Mereka dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci karena faktor meninggal dunia, sakit, hingga penyebab lain.

Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung M Ansori F Citra mengatakan, pembatalan visa tersebut karena posisi kedelapan jemaan ini tidak dapat diisi oleh jemaah cadangan atau ahli waris dalam waktu singkat (pelimpahan tidak siap).

"Karena keterbatasan waktu yang sudah mepet, jadi sudah kita ajukan pembatalan visa," ujar Ansori, Selasa (21/4/2026). 

Dia menegaskan, bahwa hak jemaah tetap terlindungi dengan pilihan dua opsi utama. Skema pertama, yaitu kursi akan dialokasikan untuk keberangkatan tahun depan melalui mekanisme pelimpahan kepada ahli waris.

Baca juga: 8 Calhaj Lampung Batal Berangkat Tahun Ini, Kemenhaj Beberkan Alasannya

Opsi kedua, jemaah atau ahli waris bisa mengajukan penarikan kembali uang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) yang telah dibayarkan.

"Intinya, mereka tetap akan diprioritaskan tahun depan jika sudah siap, atau bisa juga diganti uangnya yang telah dibayarkan," pungkasnya.

Ansori mengatakan delapan jemaah yang batal berangkat ke tanah suci tersebut tersebar di beberapa klompok terbang (kloter).

Ditambahkan Ansori, para jemaah yang batal berangkat tersebut berasal dari empat kabupaten.

Rinciannya, calhaj asal Lampung Tengah tiga orang, Lampung Utara dua orang, Way Kanan dua orang, dan Pesawaran satu orang.

Adapun para jemaah yang batal berangkat tersebar di kloter 8, kloter 9, kloter 15, kloter 18, dan kloter 19. 

Ansori menjelaskan, penyebab batalnya keberangkatan para jemaah ini cukup beragam, mulai dari faktor kesehatan hingga tutup usia.

"Penyebabnya karena sakit, wafat, dan alasan lainnya. Seperti di Way Kanan, jemaah tersebut wafat, namun ahli waris penggantinya menyatakan belum siap berangkat tahun ini," jelasnya.

Kasus serupa terjadi di Lampung Tengah. Salah satu jemaah batal berangkat karena kondisi kesehatan (sakit), yang kemudian berdampak pada pendampingnya yang juga memutuskan untuk ikut batal berangkat.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.