Pakai Uang Rakyat Rp25 Miliar untuk Betulkan Rumah, Kantor Gubernur Kaltim Dilempar Sampah
Desy Selviany April 21, 2026 08:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Pakai uang rakyat Rp25 Miliar untuk perbaikan rumah dinas, Kantor Gubernur Kalimantan Timur yang jadi tempat kerja Rudy Masud dilempari sampah oleh warga. 

Kantor Gubernur Kalimantan Timur yang terletak di Jalan Gajah Mada No.2, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur itu digeruduk massa yang marah pada Selasa (21/4/2026).

Hingga pukul 19.00, demonstran tidak kunjung membubarkan diri dari depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim). 

Sementara unjuk rasa yang digelar dari Selasa siang itu juga tidak membuat Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud keluar gedung kantor. 

Terlihat sejumlah baracuda Polisi masih siaga di depan gerbang Kantor Gubernur Kaltim. 

Ribuan personel Brimob juga terlihat masih bertahan di depan Gedung Kantor Gubernur Kaltim. 

Massa unjuk rasa mengabaikan imbauan Polisi untuk membubarkan diri lantaran batas waktu unjuk rasa sudah lewat sedari pukul 18.00 sore. 

Namun masa tetap bertahan. Bahkan seperti laporan Wartawan TribunKaltim, massa nekat melempari kantor Rudy Masud dengan sampah.

Kantor Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud digeruduk oleh warganya sendiri di Samarinda, Kalimantan Timur pada Selasa (21/4/2026). 

Unjuk rasa yang diikuti warga dan mahasiswa Kalimantan Timur itu sebagai bentuk kekecewaan rakyat Kalimantan Timur terhadap etika dan gaya hidup Rudy Masud. 

Pasalnya, Rudy Masud kerap mengeluarkan kebijakan yang tidak relevan untuk pembangunan Kalimantan Timur dan justru cenderung membuang-buang anggaran daerah. 

Baca juga: Demonstran di Samarinda Cari Batang Hidung Rudy Masud yang Renovasi Rumah Dinas Rp25 Miliar

Misalnya saja baru-baru ini yang menjadi sorotan adalah anggaran renovasi rumah dinasnya hingga menghabiskan anggaran daerah Rp25 Miliar.

Alhasil penganggaran tersebut dikecam oleh rakyat Kalimantan Timur. Terlebih saat ini pembangunan di wilayah Kalimantan Timur belum merata dan masih banyak rakyat miskin. 

Sementara itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur menjelaskan penganggaran Rp25 Miliar untuk rumah dinas tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal memberikan penjelasan terkait sorotan publik atas anggaran renovasi rumah dinas gubernur yang disebut mencapai sekitar Rp25 miliar.

Faisal menegaskan, anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk renovasi rumah jabatan gubernur. 

Namun juga mencakup penataan ruang kerja di kantor gubernur serta renovasi rumah jabatan wakil gubernur.

Dari sisi sumber pembiayaan, anggaran tersebut berasal dari beberapa tahun dan skema. 

Yaitu APBD Tahun Anggaran 2024, APBD 2025, APBD Perubahan 2025 atau Anggaran Belanja Tambahan (ABT) serta ada pergeseran anggaran. 

Dengan demikian, total anggaran tersebut merupakan akumulasi dari berbagai tahap, bukan dialokasikan sekaligus dalam satu waktu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.