KPID Jabar Gelar Workshop Bahas Regulasi Konten Lokal di Priangan Timur
ferri amiril April 21, 2026 08:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat menggelar kegiatan terkait regulasi konten lokal dan masa depan penyiaran di Priangan timur, yang bertempat di Aula Bale Priangan, Gedung Bank Indonesia Tasikmalaya, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini bertemakan Nyemah Atikan Penyiaran yang dihadiri perwakilan media internal kampus se Priangan Timur.

Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet menjelaskan, lembaga penyiaran tidak bisa bekerja tetapi butuh kolaborasi berbagai pihak agar memperkuat produksi konten lokal.

"Kita tahu bahwa penyiaran tidak bisa jadi benteng sendirian. Ini tanggung jawab bersama sehingga memperkuat produksi konten lokal yang patuh regulasi sekaligus relevan bagi masyarakat," jelas Adiyana dikonfirmasi TribunPriangan.com.

Adapun hasil riset terhadap 601 responden yang menunjukkan lebih dari 50 persen masyarakat menilai media sosial telah mendekonstruksi nilai sosial budaya. 

Baca juga: Diky Candra Minta Uji Coba CFD ASN Rabu di Kota Tasikmalaya Dikaji Ulang

Pergeseran itu tampak dari memudarnya nilai gotong royong, kolektivitas, hingga munculnya fenomena FOMO (fear of missing out) yang menggeser kepedulian sosial.

“Artinya ini menjadi sebuah tantangan bagi dunia penyiaran, khususnya menjaga gatra sosial budaya," pungkasnya.

Senada dikatakan, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara mengungkapkan, perhatian terhadap wilayah Priangan Timur, termasuk Kota Tasikmalaya, selama ini masih kurang. 

Namun ia optimistis kegiatan ini menjadi titik awal kebangkitan perhatian terhadap daerah.

"Pentingnya peran pers lokal yang dinilai lebih memahami potensi daerah dibanding sebagian pemimpin," kata Diky.

Diky mendorong agar insan penyiaran dan pers tetap menjaga independensi serta menyajikan informasi secara tulus dan objektif, tanpa terjebak kepentingan tertentu.

"Mari kita sama-sama mendorong tentang masa depan penyiaran di Priangan Timur, termasuk Kota Tasikmalaya lebih berkembang lagi," jelas Diky.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.