Trump Ancam Bom Iran jika Kesepakatan Damai Gagal, Teheran Siapkan Strategi Baru
Latif Ghufron Aula April 21, 2026 10:57 PM

Trump memperingatkan, akan meledakkan banyak bom jika kesepakatan damai antara kedua negara gagal tercapai sebelum masa gencatan berakhir pada Selasa (21/4) malam.

Trump menyatakan, siap meledakkan berbagai infrastruktur sipil di Iran.

Termasuk, pabrik desalinasi negara tersebut.

Dilaporkan, jika hal ini terjadi, akan mengancam pasokan air bagi jutaan orang.

Terkait hal ini, para ahli menyatakan, tindakan Amerika Serikat ini adalah kejahatan perang.

Diketahui sebelumnya, Trump menyatakan, delegasi AS sedang menuju Islamabad, Pakistan, untuk putaran kedua negosiasi dengan Iran.

Hal ini menyusul putaran pertama negosiasi pada Sabtu (11/4) hingga Minggu (12/4) gagal menghasilkan kesepakatan.

Sementara itu, Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, mengatakan negosiasi AS-Iran akan berlanjut dalam 24 jam ke depan.

Menurutnya, perjanjian gencatan senjata dengan Iran, yang berakhir pada Rabu (22/4) mungkin akan diperpanjang.

Merespons hal itu, Teheran menilai ancaman militer dari Washington sebagai upaya memaksa mereka menyerah dalam negosiasi.

Pihak Iran mengklaim telah menyiapkan strategi baru jika konflik kembali memanas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.