TRIBUNNEWS.COM - Persib Bandung menghadapi tekanan besar dalam perburuan gelar Super League 2025/2026.
Posisi Maung Bandung di puncak klasemen kini mulai terancam setelah hasil imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan ke-28 di Stadion Internasional Banten (20/4).
Hasil tersebut membuat jarak Persib dengan pesaing terdekat, Borneo FC semakin menipis.
Saat ini, Persib mengoleksi 65 poin dan hanya unggul dua angka dari Borneo FC yang membayangi di posisi kedua.
Dengan selisih yang sangat tipis, laga pekan ke-29 bisa menjadi titik balik dalam perebutan gelar.
Persib dijadwalkan menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat (24/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Secara statistik, Persib lebih diunggulkan. Selain bermain di kandang sendiri, mereka juga memiliki rekor pertemuan yang impresif atas Arema.
Dalam delapan pertemuan terakhir di liga, Persib tidak pernah kalah dengan catatan lima kemenangan dan tiga hasil imbang.










Meski begitu, Arema FC dalam tren positif setelah tak terkalahkan dalam tiga laga terakhirnya (2 menang, 1 imbang).
Pelatih Bojan Hodak pun menaruh harapan besar pada dukungan penuh suporter. Atmosfer GBLA diyakini bisa menjadi faktor pembeda dalam laga krusial ini.
“Di stadion kami, terutama jika terisi penuh, menjadi hal yang tidak mudah bagi lawan untuk bermain. Jadi di sana jugalah kami akan mendapat tenaga tambahan,” ujar Hodak.
Baca juga: Persib Ditahan Imbang Dewa United, Andrew Jung: Persaingan Juara Liga 1 Makin Gila
Dengan tekanan dari Borneo FC yang terus membayangi, kemenangan menjadi harga mati bagi Persib.
Tiga poin tidak hanya menjaga posisi di puncak, tetapi juga menjadi langkah penting untuk menjaga asa meraih gelar juara musim ini.
Berbeda dengan Persib, Borneo FC justru mendapatkan lawan yang relatif lebih ringan pada pekan ke-28.
Borneo FC dijadwalkan menjamu Semen Padang, tim penghuni zona degradasi, pada Sabtu (25/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Secara kualitas, Borneo FC tentu lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan.
Selain itu, mereka juga tengah berada dalam tren positif setelah tidak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir di Super League, dengan catatan lima kemenangan dan dua hasil imbang.
Sebaliknya, Semen Padang justru berada dalam tren negatif setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
Meski demikian, Borneo FC tidak boleh terlena. Pasalnya, pada pertemuan terakhir di Stadion Batakan musim lalu, mereka justru kalah dengan skor 3-1 dari Semen Padang.
Namun kabar buruk menyelimuti Semen Padang yang sedang berjuang keluar dari zona merah.
Manajemen Semen Padang menginformasikan bahwa saat ini beberapa pemain tengah menjalani masa pemulihan akibat cedera yakni Alhassan Wakaso, Irsyad Maulana, Samuel Christianson, dan Wahyu Agong.
Jika Borneo FC berhasil mengamankan tiga poin dan di saat bersamaan Persib gagal meraih kemenangan, maka Maung Bandung dipastikan lengser.
Situasi ini menjadikan pekan ke-29 sebagai momen krusial dalam perburuan gelar juara Liga 1 musim ini.
Rabu, 22 April 2026
Kamis, 23 April 2026
Jumat, 24 April 2026
Sabtu, 25 April 2026
(Tribunnews.com/Ali)