Rumah Dijarah saat Aksi Demo Agustus 2025, Uya Kuya Ungkap Tantangan Renovasi: Udah Setengah Tahun
Nuryanti April 22, 2026 11:22 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Rumah presenter Uya Kuya sempat menjadi sasaran penjarahan dalam aksi demonstrasi besar-besaran Agustus 2025 silam.

Saat itu, rumah Uya yang terletak di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur habis dijarah massa.

Aksi itu dipicu viralnya aksi joget-joget anggota DPR RI saat Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025 lalu.

Uya, yang juga merupakan anggota DPR RI Fraksi PAN menjadi salah satu yang terekam turut berjoget-joget.

Video ayah dua anak itu viral diedit oleh oknum tak bertanggung jawab dengan caption bermuatan hoaks.

Tak pelak, rumah mewah Uya pun menjadi sasaran penjarahan setelah massa juga menjarah rumah Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dan Menteri Keuangan kala itu, Sri Mulyani.

Baru-baru ini, Uya mengabarkan progres renovasi rumah mewah yang didominasi warna putih itu.

Diungkapkan Uya, butuh waktu berbulan-bulan untuk memperbaiki kerusakan parah rumahnya.

"Ya rumah masih tahap renovasi dan sampai sekarang belum selesai. Masih dibetulin karena kan kemarin benar-benar semua barang hilang," ujar mantan personel Tofu itu, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (22/4/2026).

"Bukan hanya barang, besi-besi, kusen-kusen, pipa-pipa aja diambil. Sampai kloset, WC juga diambil. Wastafel, benar-benar kosong, bolong semua," ungkapnya.

Menurut Uya, butuh waktu yang tak sebentar baginya memperbaiki rumah itu.

Baca juga: Mata Berkaca-kaca, Orang Tua Terdakwa Penjarahan Rumah Uya Kuya: Pulang Anakku, Lebaran di Rumah Ya

"Butuh waktu yang nggak sebentar gitu kan. Dan ini sudah berjalan berbulan-bulan. Udah setengah tahun belum selesai-selesai juga," beber Uya.

Sejauh ini, Uya memperkirakan baru 70 persen bagian rumah yang ia perbaiki.

"Baru 70 persen kali ya. Lama sih. Makanya sekarang kan mertua gue juga masih ngontrak," lanjut Uya.

Uya Masih Bersyukur Rumah Dijarah

Sebelumnya, Uya malah mengaku bersyukur dirinya difitnah sampai rumahnya dijarah massa daripada terjerat kasus hukum.

"Sekarang begini, mendingan kemarin gue difitnah sampai rumah gua dijarah ya dibanding suatu saat nanti gua kena kasus apa, kasus hukum atau apa, mendingan ini," kata Uya, dikutip dari YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Selasa (4/11/2025).

"Masih bersyukur. Gua tidak melakukan hal-hal yang memang aneh atau melanggar hukum," sambungnya.

Di samping itu, Uya mengaku belum sempat menghitung secara rinci berapa nilai kerugian akibat penjarahan tersebut.

Yang paling mengejutkan, sebuah grand piano berukuran besar juga lenyap dari rumahnya.

Baca juga: Perlihatkan Kondisi Kamar Cinta Kuya Berantakan usai Dijarah, Uya Kuya Minta Maaf pada sang Putri

Pria lulusan Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Indonesia ini, pun bertanya-tanya bagaimana para penjarah berhasil mengangkut barang seberat itu. 

"Enggak tahu karena gua sampai sekarang jujur, gua nggak ngitung dan gua nggak tahu barang-barang gua juga belum gua inventaris yang hilang," terang Uya Kuya.

"Banyaklah. Kalau yang gede-gede yang aneh-aneh tuh kayak grand piano kan gede ya. Grand piano tuh bisa hilang gua sampai sekarang nggak tahu ngangkatnya gimana," tambahnya.

Sempat Alami Trauma

Akibat penjarahan itu, suami Astrid Khairunisha itu mengaku sempat mengalami trauma setelah penjarahan tersebut.

"Trauma itu ada waktu seminggu setelah kejadian ya," aku Uya, dikutip dari YouTube Trans 7 Official, Jumat (31/10/2025).

Ayah dua anak itu, mengatakan hingga mengalami gangguan psikis.

"Jadi sebenarnya kalau dibilang trauma lebih ke dalam, psikis ya,” ungkapnya.

Meski begitu, dua hari setelah kejadian, Uya sudah memberanikan diri keluar rumah bertemu banyak orang.

Baca juga: Pulang ke Rumah yang Dijarah, Uya Kuya Sedih PlayStation & Kaset K-Pop Hasil Tabungan Anaknya Raib

Diketahui tak hanya rumah Uya yang menjadi sasaran penjarahan, tetapi sejumlah pejabat lain juga mengalami hal yang sama, di antaranya Eko Patrio, Ahmad Sahroni, hingga Sri Mulyani.

"Karena waktu setelah penjarahan, di mana yang lain nggak keluar. Saya dan Astrid memutuskan kita tetap bersosialisasi keluar.”

“Jadi hari kedua kita udah keluar,” bebernya.

Uya Kuya pun menjalani aktivitasnya seperti biasa.

Pasalnya, pria kelahiran Bandung, 4 April 1975 itu ingin melihat langsung apakah yang beredar di media sosial dengan yang ada di kehidupan nyata.  

“Nggak sembunyi. Kita udah jalan, udah sholat di luar, udah makan di luar,” katanya.

“Kita ingin membuktikan bahwa sebetulnya apa yang di sosial media itu sama nggak sih dengan realita yang di luar gitu,” ucap Uya.

(Tribunnews.com/ Salma/ Indah/ Yurika)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.