- Amerika Serikat (AS) tetap melakukan blokade terhadap Selat Hormuz meski telah memperpanjang gencatan senjata dengan Iran.
Presiden Amerika Serikat mengklaim bahwa Selat Hormuz sepenuhnya diblokade oleh militer Amerika Serikat.
Melalui unggahan media sosial Truth Social, Trump mengatakan bahwa sebenarnya Iran tidak ingin jalur perdagangan vital dunia itu ditutup.
Trump menyebut Iran ingin Selat Hormuz tetap dibuka agar mereka bisa mendapatkan 500 juta dolar per hari.
Menurut Trump kebijakan Iran soal penutupan Selat Hormuz hanya sekadar untuk menjaga citra mereka di haadapan publik.
Dilansir dari Al Jazeera pada Rabu (22/4), Trump mengatakan ada pihak yang membocorkan kepadanya bahwa Iran akan segera membuka kembali Selat Hormuz.
Namun Trump menegaskan jika Selat Hormuz kembali dibuka maka tidak akan pernah ada kesepakatan dengan Iran kecuali AS menghancurkan mereka termasuk para pemimpinnya.
Trump menilai posisi AS lebih kuat dari Iran bahkan sampai memblokade jalur Selat Hormuz.
Program: Tribunnews Update
Host: Umi Wakhidah
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman