TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kaimana ambil bagian dalam Pameran Gebyar UMKM di momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Kaimana.
Pameran berlangsung di Halaman GOR Kaimana sejak Selasa hingga Sabtu (25/4/2026) mendatang, menampilkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah.
Keikutsertaan Lapas Kaimana menjadi wujud komitmen dalam mendukung pengembangan keterampilan warga binaan pemasyarakatan (WBP) sekaligus mempromosikan hasil karya mereka kepada masyarakat.
Berbagai produk unggulan hasil pembinaan ditampilkan, mulai dari kerajinan tangan, produk olahan, hingga karya kreatif lainnya.
Stand Lapas Kaimana mendapat perhatian pengunjung karena menampilkan karya yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki potensi ekonomi.
Kepala Lapas Kelas III Kaimana, Yoseph S. Rumbiak, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Ini adalah bentuk nyata dari pembinaan yang kami lakukan. Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki kemampuan dan kepercayaan diri untuk hidup produktif setelah bebas nanti,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima TribunPapuabarat.com, Selasa (21/4/2026) malam.
Baca juga: Deklarasi Zero HALINAR, Lapas Kaimana Perkuat Integritas dan Pengawasan
Bupati Kaimana, Hasan Achmad, bersama Wakil Bupati Isak Waryensi yang mengunjungi stand pameran memberikan apresiasi atas upaya Lapas Kaimana.
Menurutnya, program pembinaan tersebut telah memberikan dampak positif dalam membentuk karakter dan keterampilan warga binaan.
“Kami sangat mengapresiasi Lapas Kaimana yang telah berperan aktif dalam membina warga binaan. Kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan jiwa produktif dan kemandirian, sehingga mereka siap kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat,” ungkap Bupati.
Partisipasi Lapas Kaimana dalam Pameran Gebyar UMKM diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses pembinaan di dalam lapas, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk pengembangan produk warga binaan ke depan.
Dengan semangat peringatan HUT ke-23 Kabupaten Kaimana, kehadiran Lapas Kaimana dalam pameran ini menjadi simbol sinergi antara institusi pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, termasuk warga binaan.