TRIBUNMANADO.CO.ID - Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kristen Karegesan berkunjung ke kantor Tribun Manado, Jalan A. A. Maramis, Kelurahan Kairagi, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (22/4/2206),
Mereka tiba di Mabes Tribun Manado pukul 10:30 Wita, pagi jelang siang.
Anak didik yang datang mulai dari kelas 7 hingga 9. Namun, diprioritaskan untuk kelas 9.
Cuaca di luar kantor saat kedatangan para siswa ini terpantau panas terik.
Seragam kaos putih dan tosca dikenakan para siswa.
Masuk ke ruangan redaksi sembari mendengarkan materi dari manajer Tim Online Tribun Manado, Handhika Dawangi.
Amatan tim Tribun Manado, mereka melihat-lihat mesin cetak berukuran besar, setelah itu mengambil gambar serta foto bersama.
Kedatangan para siswa SMP Kristen Karegesan ke Tribun Manado ini dalam rangka program sekolah per semesternya.
Tujuannya untuk menambah pengetahuan tentang literasi.
Sebagai program sekolah dalam hal studi luar sekolah, para siswa diberikan tugas setelah turun ke lapangan.
"Nanti di sini mereka ada tugas. Kembali lagi ke sekolah, mereka memiliki tugas. Dibagi kelompok-kelompok, tiga, empat, lima siswa (per kelompok) untuk memberi laporan, terkait apa yang mereka dapatkan dari tempat ini" ucap Kepsek Jacualien.
Lanjut Jacualien, jadi prioritas mata pelajaran Bahasa Indonesia karena terkait literasi dan tentunya itu akan lebih diutamakan, walaupun lainnya berkaitan.
"Mudah-mudahan mereka ada minat di bidang literasi," tambahnya.
Kepala Sekolah didampingi beberapa jajaran guru SMP Kristen Karegesan, di antaranya guru Bahasa Indonesia Elies Golioth, S.Pd., Bahasa Inggris Yossi Martilovani, S.Pd., dan Seni Budaya Surachman Harto, S.Pd.
SMP Kristen Karegesan adalah sekolah menengah pertama di bawah naungan yayasan GMIM.
Alamat sekolah di Jalan Arnold Mononutu, Desa Karegesan, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulut.
Saat ini Kepala Sekolah ditugaskan kepada Jacualien Sendow, S.Pd.
Per April 2026, total jumlah anak didik kelas 7 hingga 9 di sekolah ini ada 56 siswa. (Fra)
Baca juga: Literasi Artificial Intelligence atau AI dan Ancaman Nyata Kesadaran Manusia