Obor Pemuda GMIM, Renungan Rabu 22 April 2026, Kisah Para Rasul 10:37-38, Yesus yang Berbuat Baik
Chintya Rantung April 22, 2026 01:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Obor Pemuda GMIM, renungan harian Rabu 22 April 2026.

Pembacaan alkitab terdapat pada Kisah Para Rasul 10:37-38.

Tema perenungan adalah Yesus yang Berbuat Baik.

Khotbah:

Sobat Obor, hidup di zaman yang serba cepat. Banyak orang berlomba untuk dikenal, viral, dan diakui. 

Bahwakan Di tengah dunia bukan hanya orang-orang berlomba untuk di kenal, viral dan diakui melaikan juga terdapat kejadian-kejadian yang sangat tidak mengenakkan seperti terjadi kekerasan, egoisme, dan kepentingan diri sendiri. 

Hal itu “real” (nyata) dan fakta. 

Sehingga tidak bisa di pungkiri bahwa di tengah semua itu, dunia tetap haus akan kebaikan yang tulus dan merindukan sosok yang sungguh membawa kebaikan.

Dan itu semua boleh kita rasakan serta kita alami ketika kita hadirkan Tuhan dan hidup di dalam Tuhan.

Dalam khotbahnya, Rasul Petrus menggambarkan pelayanan Yesus Kristus dengan kalimat sederhana tetapi penuh makna: Ia berjalan berkeliling sambil berbuat baik.

Dalam pembacaan kita ini menegaskan bahwa Yesus diurapi Allah dengan Roh Kudus dan kuasa. Artinya, pelayanan-Nya bukan sekadar aksi sosial, tetapi karya Allah sendiri.

“Berjalan berkeliling” menunjukkan bahwa Yesus aktif menjangkau orang-orang.

Ia tidak menunggu, tetapi mendekati yang sakit, memulihkan yang tertindas, dan membebaskan yang terikat. Kalimat “Allah menyertai Dia” menunjukkan bahwa setiap tindakan Yesus selaras dengan kehendak Bapa.

Kebaikan yang Ia lakukan bukan untuk popularitas, melainkan sebagai tanda hadirnya Kerajaan Allah yang membawa pemulihan dan keselamatan.

Sebagai sobat obor, kita dipanggil meneladani Yesus yang berbuat baik. Di sekolah, kampus, tempat kerja, atau media sosial, kita bisa menjadi saluran kebaikan Tuhan. Kebaikan tidak selalu besar dan spektakuler.

Kadang sesederhana mendengarkan teman yang sedang tertekan, membantu tanpa diminta, atau memilih jujur saat orang lain kompromi.

Yesus menunjukkan bahwa kebaikan sejati lahir dari hati yang dipenuhi Roh Kudus. Jika hidup kita dekat dengan Tuhan, kebaikan akan mengalir secara alami.

Dunia mungkin lebih menghargai sensasi, tetapi Tuhan menghargai kesetiaan dalam kebaikan. Kiranya kita sebagai sobat obor, kita dikenal bukan hanya karena prestasi, tetapi karena hati yang mencerminkan Kristus. Amin.

Sumber: sobatobor.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.