TRIBUNPRIANGAN.COM – Para calon jemaah haji jangan sampai lupa untuk siapkan naskah sambutan dalam acara walimatus safar.
Ya, walimatus safar dalah acara atau bentuk syukuran yang diadakan oleh seseorang atau keluarga sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama untuk ibadah haji atau umrah.
Tujuannya adalah untuk memohon doa restu dari keluarga, tetangga, dan sahabat, mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT, meminta maaf atas kesalahan sebelum berangkat dan mempererat silaturahmi.
Khusus untuk kamu yang akan melaksanakan walimatus safar, berikut ini dia contoh naskah pidato walimatus safar dengan judul "Mengiringi Langkah Menuju Perjalanan Haji”.
Baca juga: Naskah Walimatus Safar 2026 dengan Berbagai Judul Menarik, Minta Doa Lancar Pergi Haji
Naskah Walimatus Safar 2026
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim,
Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang telah memberikan kesehatan, iman, dan nikmat-Nya sehingga kita dapat berkumpul di tempat yang penuh berkah ini. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Baca juga: Naskah Sambutan Walimatus Safar 2026: Perjalanan Suci Menuju Baitullah Meraih Kemabruran
Hadirin yang kami hormati,
Pada kesempatan yang penuh rahmat ini, izinkan kami menyampaikan rasa syukur yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak/Ibu, Saudara/i sekalian dalam acara walimatus safar ini. Kehadiran Bapak/Ibu semua memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kami sekeluarga.
Acara walimatus safar ini kami adakan sebagai wujud rasa syukur kami kepada Allah SWT atas segala nikmat-Nya, sekaligus memohon doa restu agar perjalanan yang akan kami tempuh di tahun 2026 ini diberikan kemudahan, keselamatan, dan keberkahan. Safar yang akan kami lakukan bukan hanya sekadar berpindah tempat, tetapi juga merupakan perjalanan spiritual yang kami harapkan dapat mendekatkan kami kepada ridha Allah SWT.
Baca juga: Naskah Sambutan Walimatus Safar 2026: Menggapai Haji Mabrur, Perjalanan Suci Menuju Ridha Ilahi
Hadirin yang berbahagia,
Safar dalam Islam bukanlah sekadar perjalanan fisik, melainkan sarana pembelajaran spiritual. Setiap langkah mengajarkan kita kesabaran, ketekunan, keikhlasan, dan kebergantungan kita hanya kepada Allah SWT. Oleh karena itu, doa restu dari Bapak/Ibu sangat kami harapkan, agar perjalanan ini berjalan lancar, terhindar dari segala mara bahaya, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
Kami juga menyadari, sebagai manusia biasa, tidak luput dari salah dan khilaf. Maka dari itu, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas tutur kata maupun perbuatan yang kurang berkenan di hati Bapak/Ibu sekalian. Semoga dengan saling memaafkan, kita semua mendapatkan keberkahan dalam setiap langkah perjalanan ini.
Baca juga: Naskah Sambutan Walimatus Safar 2026: Menjemput Panggilan Ilahi, Bekal Hati Menuju Tanah Suci
Hadirin yang kami muliakan,
Dalam kesempatan ini, kami memohon doa agar keluarga yang kami tinggalkan tetap dalam keadaan sehat, aman, dan dalam lindungan Allah SWT. Semoga mereka tetap kuat dan tabah menanti kepulangan kami, serta senantiasa mendapatkan rahmat dan kasih sayang Allah SWT.
Selain itu, kami juga memohon doa agar perjalanan ini membawa kebaikan bagi diri kami, keluarga, dan lingkungan sekitar. Semoga apa yang kami lakukan senantiasa bernilai ibadah dan mendekatkan kami kepada Allah SWT.
Akhir kata, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas doa, kehadiran, dan dukungan Bapak/Ibu sekalian. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dengan pahala berlipat ganda, dan semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan dan rahmat-Nya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Baca juga: Naskah Pidato Walimatus Safar 2026: Mengukir Doa, Menguatkan Niat Menuju Baitullah
DOA PENUTUP WALIMATUS SAFAR
Bismillahirrahmanirrahim,
Allahumma inna nas’aluka fi safarina hadza al-birra wat-taqwa, wa minal ‘amali ma tardha.
Allahumma hawwin ‘alaina safarana hadza wathwi ‘anna bu’dahu.
Allahumma anta ash-shahibu fis-safar wal khalifatu fil ahl.
Allahumma inni a’udzu bika min wa’tsa’is-safar, wa kaabatil mandhar, wa su’il munqalabi fil mal wal ahl.
Artinya:
Ya Allah, kami memohon kebaikan, ketakwaan, dan amal yang Engkau ridai dalam perjalanan ini. Mudahkanlah langkah kami, dekatkanlah jaraknya bagi kami, dan jadilah Engkau teman dalam perjalanan serta pelindung bagi keluarga yang kami tinggalkan. Kami berlindung kepada-Mu dari kelelahan, pemandangan yang menyedihkan, serta keadaan buruk dalam harta dan keluarga.
Aamiin ya rabbal ‘alamin.