Harga Gas Nonsubsidi Naik, Pengusaha Rumah Makan di Muaro Jambi Menjerit
Heri Prihartono April 22, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM – Kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi kembali berdampak pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya para pemilik rumah makan di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Kebijakan ini dinilai memberatkan pelaku usaha yang baru saja merangkak pulih dari ketidakpastian ekonomi.

Para pengusaha mengaku dilema menghadapi kenaikan harga ini.

Di satu sisi, mereka harus menanggung biaya produksi yang melonjak, namun di sisi lain, menaikkan harga jual kepada pelanggan bukanlah perkara mudah.


​"Modal masak naik terus, tapi kalau harga nasi kami naikkan, pelanggan lari. Kami seperti makan buah simalakama," keluh Rahman, salah satu pemilik rumah makan di kawasan Sengeti, Rabu (22/04).

Menurut dia, saat ini tidak hanya gas saja yang naik, namun harga bahan baku dipasar juga sudah naik, hal itu dipicu oleh kenaikan harga BBM dan tingginya permintaan untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Sejak ada dapur MBG, harga pada naik, terutama telor, ditambah lagi harga minyak non subsidi juga naik. Bertambah naik harga bahan pokok," katanya.

Terkait dengan hal itu, pihaknya belum bisa mengambil langkah konkret,  sebab saat ini keuangan masyarakat juga sedang tidak baik-baik saja.

"Palingan nanti kita kecilkan ukuran perporsi. Tapi kalau naikkan harga, nanti dipikirkan, " ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Purnama pemilik warung makan yang juga masih dikawasan Sengeti. Menurut dia, sampai saat ini dirinya belum mengambil langkah-langkah terkait kenaikan harga.

Kenaikan harga Gas membuat mereka dilema. Sebab jika terus-terusan menggunakan Gas non subsidi,  maka biaya operasional semakin membengkak.

"Kami untung ditopang dengan Gas 3kg, kalau tidak, repot juga. Mau naikkan harga, takut nanti tidak laku, mau bertahan takut rugi," imbuhnya.

Baca juga: Viral Ratusan Santri di Demak Diduga Keracunan MBG, Ibu Menyusui Ikut Terdampak

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.