Penertiban PKL di Eks Pasar Wuring Sikka, Pedagang Teriak dan Protes, Petugas Robohkan Tenda Jualan
Hilarius Ninu April 22, 2026 02:47 PM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE- Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) melakukan aksi protes dan teriak minta keadilan saat ditertibkan personal gabungan di Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 21 April 2026.

Para pedagang protes karena diterbitkan petugas saat sedang berjualan, sejumlah lapak dan tenda para pedagang dibongkar oleh petugas gabungan. 

Aksi protes ini memuncak setelah para pedagang mengetahui salah satu lapak milik seorang ASN tidak dibongkar petugas.

Menurut Naila, salah satu pedagang, mengaku kecewa dengan karena lapak-lapak mereka dibongkar petugas. Selain dibongkar, para pedagang diusir untuk tidak berjualan di sekitar wilayah Wuring. 

 

Baca juga: Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Sikka, Polisi Serahkan Tersangka Anak ke Kejari Sikka

 

 

"Kecewa, masa ada yang mau senang, barang-barang kita dibongkar, siapa yang senang, kecewa kah, kita sudah pilih baik-baik, dengan senyuman, tau-tau digusur, diusir,dari dulu memang ada pasar tradisional, baru sekarang saja baru pemerintah usir, "ujarnya. 

Menurutnya, Saat ini warga berjualan di depan rumah mereka masing-masing namun tetap saja dibongkar petugas. 

Meski diprotes para pedagang, Petugas melakukan pembongkaran lapak pedagang di wilayah itu hingga Selasa malam. (awk) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.