Dituding Picu Kegaduhan Soal Penistaan Agama di Lebak, Musa Weliansyah Tantang IPB Buktikan Tuduhan
Ahmad Tajudin April 22, 2026 03:02 PM

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten Muda Weliansyah menantang Ikatan Pemuda Banten (IPB), untuk membuktikan kegaduhan yang terjadi yang disebabkan oleh postingannya terkait video dugaan penistaan agama di Lebak.

Tantangan itu Musa sampaikan, usai merespons adanya demo aksi demonstasi yang dilakukan oleh IPB menyangkut dirinya.

IPB menggap, aksi yang dilakukan oleh Musa Wuliansyah dengan memposting ulang video dugaan penistaan agama, mengakibatkan terjadinya kegaduhan di tengah masyarakat, khususnya Lebak.

Menanggapi hal itu, Musa menegaskan, tidak ada kegaduhan dan tidak ada aksi kekerasan atau anarkis yang mengandung unsur SARA, akibat postingan di media sosialnya.

"Enggak ada (Kegaduhan,-red) itu. Justru video itu beredar dari salah satu tersangka dan hingga menyebar ke beberapa grup WA hingga ke media massa, jadi ini sudah menjadi isu nasional bahkan sudah diexpose di beberapa media televisi, dan saya juga memang mengutuk keras tindakan yang dilakukan tersebut, dan saya fokus mengawal agar kasus ini ditangani secara profesional secara objektif gitu kan yang mana pelaku harus diberikan hukuman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Musa kepada Tribun Banten, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Reaksi DPRD Lebak Soal Nasib Saminah : Tinggal di Gubuk Reyot, Suami Stroke, Bansos Tak Kunjung Ada

Ia pun mempersilakan kelompok yang mengatasnamakan IPB, untuk membuktikan adanya unsur kegaduhan akibat postingan dirinya di media sosial.

"Silahkan buktikan di mana terjadi kegaduhannya, sementara video tersebut pertama kali saya sampaikan itu ke Kapolres Kabupaten Lebak setelah saya mendapatkan dari masyarakat yang sedang heboh rame berdatangan ke Polsek Malingping," katanya.

Musa mengaku tengah menelusuri aktor dari aksi demo terhadap dirinya, lantaran disinyalir memiliki motif terselubung.

"Dan saya juga sedang menelusuri penanggung jawab aksi tersebut yang mengatasnamakan pemuda Banten. Saya kira ini hanya segelintir orang yang memiliki motif lain atau tujuan lain menyerang pribadi saya, dengan melakukan aksi di DPRD Provinsi Banten yang mengatasnamakan Ikatan Pemuda Banten."

"Saya kira ini hal yang sangat keliru, apalagi ini kan organ tapi yang mereka gunakan Dldiduga kuat ada kepentingan-kepentingan tertentu," tukas Musa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.