Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Lyra Nuraulia (20) dan Anisa (20) yang merupakan korban dalam insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi di simpang Tugu Wisnu Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (21/4/2026) sore kemarin telah diterbangkan ke daerah asal mereka.
Kedua korban yang berstatus mahasiswi tersebut telah diterbangkan ke Sulawesi Selatan (Sulsel) tepatnya ke Kabupaten Gowa untuk dimakamkan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Solo, Iptu Vebby Laveri, melalui Kasubnit I Gakkum Satlantas Polresta Solo Iptu Setyo Wargono menerangkan bahwa pihaknya saat ini masih mendalami terkait insiden kecelakaan tersebut.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tugu Wisnu Manahan Solo, Polisi Sebut Korban dari Luar Jawa
"Untuk saat ini kami masih dalam pendalaman terkait masalah kecelakaan di bundaran patung Wisnu jalan Ahmad Yani yang terjadi pada Selasa sekitar pukul 16.30 WIB," ungkap Setyo, Rabu (22/4/2026).
Setyo melanjutkan, bahwa kedua korban yang berstatus mahasiswa tersebut memang tengah berkegiatan di Kota Solo.
"Untuk pengendara sepeda motor bukan asli orang Solo atau alias itu warga luar Solo yang sedang kuliah di Solo," imbuhnya.
Usai dibawa ke RS Moewardi sesaat setelah kejadian, jenazah kedua korban pun disebut Setyo langsung diterbangkan ke rumah duka yang berada di Sulawesi Selatan.
Baca juga: Diduga Mengantuk, Truk Kontainer Hantam Pembatas Tol Semarang-Solo di Boyolali
"Untuk saat ini jenazah diterbangkan dari Solo sekitar pukul 09.30 WIB tadi pagi. Dan kemarin dibawa ke Rumah Sakit Moewardi," terang Setyo.
Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kedua korban sudah magang di Kadin sejak bulan Februari lalu.
Rencananya, mereka akan selesai magang pada Juli 2026 mendatang.
Ketika kejadian nahas itu, korban tengah pulang dari kantor.
Mereka hendak membeli BBM di SPBU Manahan.
Tetapi, nahas mengalami kecelakaan di Tugu Wisnu.
Sementara pantauan TribunSolo.com, Poltekpar Makassar tempat kedua korban mengenyam pendidikan sudah menyampaikan duka citanya di media sosial Instagram.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Segenap rasa duka cita yang mendalam kami haturkan atas berpulangnya mahasiswa kami:
Lyra Nuraulia & Anisa
(Mahasiswa Semester 6 Program Studi PKA, Politeknik Pariwisata Makassar)
"Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya." Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Semoga keluarga dan kerabat yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini," tulis akun Instagram Poltekpar Makassar yang disambut ucapan belasungkawa di kolom komentar.
Sementara itu, terkait pengemudi truk kontainer yang terlibat dalam kecelakaan tersebut kini masih dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
"Untuk saat ini truk sedang kita amankan berikut sopir-sopirnya terdiri dari dua sopir. Dan posisi saat ini dalam pengamanan kita," ucap Setyo.
Setyo menambahkan bahwa dua orang sopir dan kernet truk kini tengah diamankan pihak kepolisian untuk keperluan pendalaman kasus.
"Untuk saat ini sopir dan kernet kita amankan berikut masih dalam pemeriksaan dan khususnya masalah ini masih dalam pendalaman," kata Setyo.
Dalam kesempatan yang sama, Setyo pun mengimbau kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati ketika mengendarai kendaraan dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
"Kami imbau kepada masyarakat Solo dan sekitarnya dan masyarakat di luar Solo yang sekiranya melintas atau punya kepentingan di Solo untuk selalu berhati-hati dan patuhi rambu-rambu lalu lintas karena iklim lalu lintas di luar daerah maupun di kota Solo berbeda," pungkasnya.
(*)