BANJARMASINPOST.CO.ID - Chelsea bergabung dengan Liverpool dalam persaingan untuk merekrut Jarrod Bowen.
Jarrod Bowen sering dibandingkan dengan legenda Bayern Munchen dan Belanda, Arjen Robben.
Chelsea dilaporkan telah bergabung dengan Liverpool dalam persaingan untuk merekrut penyerang West Ham United, Jarrod Bowen, menurut Football Insider.
Chelsea memutuskan untuk memperkuat sayap dengan membeli Alejandro Garnacho dan Jamie Gittens dari Manchester United dan Borussia Dortmund, masing-masing, pada musim panas lalu.
Baca juga: Juventus Dapat Saingan Transfer Mantan Striker Liverpool Gaya Bermain Edinson Cavani
Baca juga: Hasil Liga Inggris Tadi Malam Kubur Mimpi Chelsea ke UCL, Arne Slot di Liverpool Pun Terselamatkan
Namun, pemain Inggris itu mengalami masalah kebugaran musim ini, sementara pemain Argentina itu gagal menemukan performa terbaiknya di Stamford Bridge.
Akibatnya, belakangan ini muncul spekulasi bahwa Chelsea terbuka untuk menjual Garnacho.
Selain duo tersebut, Liam Rosenior saat ini memiliki Pedro Neto dan Estevao sebagai pemain sayap. Namun, pemain asal Brasil ini masih sangat muda dan membutuhkan waktu untuk berkembang.
Di sisi lain, Neto belum mampu menunjukkan performa terbaiknya secara konsisten. Jadi, tampaknya klub London Barat itu berencana untuk mendatangkan penyerang baru musim panas ini.
Kini, Football Insider menyatakan bahwa tim Rosenior telah mengidentifikasi Bowen sebagai opsi serius; namun, Liverpool juga tertarik pada pemain Inggris tersebut.
Meskipun pemain berusia 29 tahun itu bahagia di West Ham, ia mungkin terbuka untuk pergi jika The Hammers gagal bertahan di Premier League , karena ia tidak berniat bermain di Championship pada tahap kariernya saat ini.
Pertempuran
Liverpool sudah lama tertarik pada Bowen, tetapi ia memiliki hubungan pribadi yang dekat dengan London, karena memulai keluarganya di kota ini.
Jadi, ia lebih memilih untuk tetap tinggal di ibu kota Inggris jika ia meninggalkan West Ham, yang menempatkan Chelsea pada posisi yang menguntungkan dalam persaingan ini.
Setelah hasil imbang Tottenham Hotspur melawan Brighton and Hove Albion akhir pekan lalu, West Ham memiliki kesempatan untuk memperlebar jarak dari zona degradasi.
Namun, mereka hanya berhasil meraih satu poin melawan Crystal Palace pada Senin malam. Jadi, tim asuhan Nuno Espirito Santo saat ini hanya unggul dua poin dari Spurs yang berada di peringkat ke-18.
Terlepas dari performa buruk klub London Timur musim ini, Bowen telah menunjukkan kualitasnya dengan memberikan 19 kontribusi gol di semua kompetisi.
Sementara itu, dengan Mohamed Salah yang akan pergi sebagai pemain bebas transfer musim panas ini, Liverpool mulai menjajaki opsi untuk menggantikan pemain asal Mesir tersebut.
Bowen adalah pemain yang sudah terbukti kemampuannya di Premier League dan bisa menjadi akuisisi cerdas bagi Liverpool atau Chelsea jika salah satu klub tersebut akhirnya berhasil mendapatkan jasanya.
Jarrod Bowen telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain sayap paling konsisten di Premier League. Sebagai pemimpin di West Ham, ia memiliki kematangan taktis yang sangat tinggi.
Statistik Musim 2025/2026 (Update April 2026)
Berdasarkan data performa dari Opta dan Squawka, Bowen terus menunjukkan produktivitas tinggi meski timnya mengalami fluktuasi performa.
Tabel Perbandingan: Jarrod Bowen vs Mohamed Salah (Liverpool)
Perbandingan ini relevan mengingat Liverpool memproyeksikan Bowen sebagai suksesor potensial Salah di sisi kanan.
Statistik (Musim 2025/26) Jarrod Bowen (West Ham) vs Mohamed Salah (Liverpool)
Sumber Data: Opta / Squawka / Transfermarkt (Data per 22 April 2026).
Analisis Teknis: Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan:
Etos Kerja (Work Rate): Bowen dikenal karena kegigihannya membantu pertahanan, atribut yang sangat dicari oleh Chelsea dan Liverpool.
Finishing Klinis: Sangat tajam dalam situasi satu lawan satu dan memiliki tendangan kaki kiri yang melengkung (curled shot) sangat baik.
Ketahanan Fisik: Memiliki catatan medis yang impresif dengan jarang absen karena cedera panjang (injury-free record).
Kekurangan:
Kecepatan Murni: Meski cepat, ia tidak memiliki kecepatan lari sprinter seperti penyerang sayap modern lainnya, ia lebih mengandalkan momentum dan posisi.
Usia: Mendekati kepala tiga (30 tahun), klub peminat harus mempertimbangkan nilai investasi jangka panjangnya.
Nilai Transfer & Minat Klub
Persaingan antara Chelsea dan Liverpool diprediksi akan mendongkrak harga sang pemain di jendela transfer musim panas mendatang.
Jarrod Bowen sering dibandingkan dengan legenda Bayern Munich dan Belanda, Arjen Robben.
Alasannya: Bowen memiliki kemiripan dalam gaya bermain "inverted winger", di mana ia suka menusuk dari sisi kanan ke tengah untuk melepaskan tembakan dengan kaki kirinya yang dominan. Meskipun tidak secepat Robben, efisiensi gerakannya sangat mirip.
Fakta Penting Lainnya
Sumber : The Hard Tackle
(Banjarmasinpost.co.id)