Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi|Aceh Tenggara
Tribungayo.com, KUTACANE - Alat dental unit di Puskesmas Tanoh Alas Kabupaten Aceh Tenggara sudah bertahun-tahun rusak.
Kondisi dental unit terbengkalai karena tidak berfungsi sama sekali.
Dental Unit adalah suatu alat yang dipakai oleh dokter gigi untuk membantu pemeriksaan dan kemudianmenentukan terapi apa yang dapat diberikan kepada pasien.
Dimana dental unit ini mempunyai 3 sumber tenaga yaitu tenaga listrik, tenaga udara/angin dan tenaga air.
Kepala Puskesmas Tanoh Alas, dr Mina Umra kepada Tribungayo.com, Rabu (22/4/2026) mengatakan, dental unit tersebut sudah lama rusak sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala Puskesmas (Kapus) di daerah itu.
"Namun, untuk pasien yang berobat gigi tetap dilayani oleh dokter umum dan staf perawat gigi di Puskesmas," ujarnya.
Tetapi, untuk dokter gigi saat ini tidak lagi bertugas di Puskesmas Tanoh Alas dan telah bertugas di Puskesmas Lawe Sigala-gala.
Menurutnya, saat ini pihaknya telah meminta pengadaan dental unit untuk Puskesmas Tanoh Alas ke Dinkes Agara agar bisa melayani untuk cabut gigi dan penyakit gigi di Puskesmas tersebut.
"Jadi, saat ini karena tidak ada alat Dental Unit pasien yang emergency di rujuk penanganan ke RSUD Sahuddin Kutacane," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Dahrinsyah, meminta Dinkes Agara segera menurunkan tim untuk memetakan alat-alat kesehatan yang ada di Puskesmas baik yang masih terpakai ataupun tidak terpakai untuk di inventaris.
"Apabila ditemukan nantinya alat-alat kesehatan yang tidak terawat dan lainnya di Puskesmas. Ini menjadi catatan terhadap anggaran dana JKN yang setiap tahunnya dikucurkan di Puskesmas," ujarnya.
Dikatakan, paling tidak alkes itu dirawat agar tidak rusak, karena kalau tidak berfungsi lagi tentunya merugikan uang rakyat.
"Contoh, mobil ambulans yang begitu banyak rusak dibiarkan begitu saja sehingga mobil semakin rusak parah. Ini akibat lemahnya pengawasan dari Dinkes Agara," ungkapnya.(*)
Baca juga: Pompa Bio Solar di SPBU Lawe Desky Aceh Tenggara Rampung Diperbaiki, Pengisian Kembali Normal