Iran Ngamuk Tembaki Kapal di Hormuz seusai Trump Umumkan Perpanjang Gencatan Senjata Secara Sepihak
Elvera Kumalasari April 22, 2026 06:42 PM

- Organisasi Lalu Lintas Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan bahwa Iran telah menembaki sebuah kapal kontainer di dekat Selat Hormuz pada Rabu (22/4/2026) pagi.

Insiden ini terjadi tak lama setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata yang semula berakhir Rabu, guna memberi waktu bagi Teheran menyusun “proposal terpadu” menjelang kemungkinan perundingan.

Menurut pasukan paramiliter Garda Revolusi Iran, serangan terhadap kapal kontainer di Selat Hormuz tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada bagian anjungan kapal.

Kronologi serangan UKMTO menyatakan bahwa penembakan terjadi di timur laut Oman. Meski menyebabkan kerusakan pada kapal, seluruh awak dinyatakan selamat.

"Kapten kapal melaporkan bahwa kapal tersebut didekati oleh sebuah kapal perang IRGC, yang kemudian menembaki kapal tersebut, yang menyebabkan kerusakan parah pada anjungan. Tidak ada kebakaran atau dampak lingkungan yang dilaporkan," kata UKMTO, seperti dikutip DW.

Serangan dipicu aksi AS sita kapal Iran

Serangan ini terjadi setelah Amerika Serikat sebelumnya menyita kapal kontainer Iran dan menaiki kapal tanker yang terkait dengan perdagangan minyak Iran di Samudra Hindia.

Trump juga menegaskan bahwa AS akan tetap melanjutkan blokade terhadap pelabuhan Iran, yang oleh Teheran disebut sebagai langkah “tidak dapat diterima” dan menjadi salah satu alasan Iran belum bersedia ikut dalam perundingan di Islamabad.

Di sisi lain, Garda Revolusi Iran memperingatkan akan “memberikan pukulan telak di luar imajinasi musuh terhadap aset mereka yang tersisa di kawasan.”

(*)

# Iran # Selat Hormuz # donald trump # gencatan senjata # amerika serikat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.