PMI Asal Pringsewu Meninggal di Malaysia, Keluarga Dapat Santunan dari Bupati
Robertus Didik Budiawan Cahyono April 22, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengunjungi kediaman Dedi Setiawan, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal di Malaka, Malaysia karena sakit TBC.

Rombongan Riyanto diterima oleh keluarga almarhum di Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Rabu (22/4/2026).

Riyanto saat itu didampingi Kadis Sosial Debi Hardian dan Kepala Pelaksana BPBD Nang Abidin Hasan. Serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pringsewu Untung Suhendro.

Dalam kunjungan itu, Riyanto memberikan bantuan serta santunan sebagai bentuk empati, dukungan moral, dan kepedulian pemerintah daerah kepada keluarga almarhum.

“Kami menyampaikan rasa duka yang amat mendalam atas musibah yang terjadi. Semoga bantuan yang diberikan ini sedikit banyaknya dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban penderitaan keluarga almarhum,” ujarnya.

Baca juga: Jadwal Pilkakon 59 Pekon di Pringsewu Menunggu SK Bupati Terbit

Riyanto juga menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Pringsewu, yang juga turut peduli memberikan bantuan.

Menurutnya, BAZNAS Pringsewu telah menunjukkan kontribusi nyata dengan menyalurkan dana yang dihimpun dari umat bagi kepentingan dan kemaslahatan bersama.

Untuk diketahui, almarhum Dedi Setiawan (53), yang bekerja di Malaysia, meninggal dunia setelah sempat menjalani penahanan oleh Imigrasi Melaka, Malaysia. 

Hal tersebut berdasarkan informasi dari Konsulat Jenderal RI Johor Bahru pada 19 Maret 2026. 

Berdasarkan informasi KJRI Johor Bahru, Dedi dilaporkan meninggal akibat penyakit TBC. 

Jenazah Dedi Setiawan tiba di kampung halaman pada 16 April dengan fasilitasi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Selain keluarga almarhum Dedi Setiawan, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila bersama jajaran pemerintah kabupaten dan kecamatan serta BAZNAS juga memberikan bantuan kepada Abdul Salam (70) warga Pekon Sukaratu, Kecamatan Pagelaran. 

Atap rumah pria lansia penyandang disabilitas yang hidup menyendiri ini beberapa waktu lalu roboh akibat hujan deras dan juga sudah lapuk termakan usia. 

Selain itu, bantuan juga diberikan kepada Ani, warga Pekon Siliwangi, Kecamatan Sukoharjo, salah satu penyandang masalah kesejahteraan sosial. 

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.