Kekhawatiran Pemerintah Saat Lepas Jemaah Haji di Tengah Perang Timur Tengah
Desy Selviany April 22, 2026 07:20 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Lepas kloter pertama Ibadah Haji, pemerintah mengakui ada kekhawatiran di tengah kondisi Timur Tengah yang masih dibayang-bayangi perang. 

Pemerintah melepas kloter pertama Ibadah Haji 2026 pada Rabu (22/4/2026). 

Kloter pertama dari Embarkasi Cipondoh ini berjumlah 391 jemaah yang dinyatakan siap secara fisik dan mental untuk menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Berbeda dengan ibadah haji tahun sebelumnya, ibadah haji di tahun ini diliputi dengan rasa cemas. 

Pasalnya Timur Tengah masih diliputi dengan potensi perang yang entah kapan bisa kembali meletus kembali setelah gencatan senjata dua pekan ini.

Kekhawatiran itu diungkapkan Menteri Haji RI K.H. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim alias Gus Irfan saat hendak melepas jemaah haji yang berangkat ke tanah suci Mekkah.

"Situasi ini tentu menghadirkan kekhawatiran baik bagi pemerintah maupun bagi keluarga yang melepas," katanya seperti dimuat Kompas tv. 

Meski begitu, Gus Irfan mengatakan Pemerintah bakal menjamin keamanan jemaah haji Indonesia. 

Pemerintah, kata Gus Irfan, telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan Arab Saudi untuk keamanan jemaah Indonesia. 

Sehingga diharapkan jemaah yang menjalankan haji di tengah konflik ini bisa mendapatkan perlindungan, pelayanan, dan keamanan terbaik.

Baca juga: Haru! Remaja 16 Tahun Berangkat Haji Gantikan Ayah, Termuda di Kloter Depok

"Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas terkait guna memastikan bahwa seluruh jemaah Indonesia mendapatkan perlindungan, pelayanan, dan keamanan terbaik selama menjalankan ibadah. Itu adalah permintaan dari Presiden yang menekankan keamanan dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama," katanya.

Sebagai informasi, kloter pertama Embarkasi Cipondoh, Tangerang, Banten ini berjumlah 391 jemaah yang dinyatakan siap secara fisik dan mental untuk menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Raut haru dan harap menyelimuti ruang tunggu Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, yang dipenuhi 391 jemaah kloter pertama.

Pada tahun 2026, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 jemaah.

Berdasarkan data aplikasi Nusuk Masar, kuota tersebut terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler (92 persen) dan 17.680 jemaah haji khusus (8 persen).

Pesawat dijadwalkan berangkat pukul 18.55 WIB menuju Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz di Madinah, Arab Saudi.

Acara pelepasan kloter pertama ini dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Syamsurijal, Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Penasihat Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy, dan Gubernur Banten Andra Soni.

(Wartakotalive.com/DES/Kompas Tv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.