Pendapatan Daerah Minim Tak Sejalan dengan Lonjakan Wisatawan, DPRD Kabupaten Bogor Soroti Pungli
Mochamad Dipa Anggara April 22, 2026 09:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, ​BOGOR – Kabupaten Bogor resmi menyabet gelar sebagai wilayah dengan kunjungan wisatawan tertinggi di Jawa Barat sepanjang tahun 2025.

Namun, prestasi mentereng tersebut menyisakan catatan merah yang cukup mengganjal di mata legislatif.

​Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 15,7 juta wisatawan menyerbu destinasi wisata di Bumi Tegar Beriman, melampaui target awal yang dipatok sebesar 15 juta kunjungan.

Sayangnya, membludaknya jumlah pelancong ini ternyata tidak berbanding lurus dengan pundi-pundi pendapatan daerah.

​DPRD soroti kebocoran pendapatan

​Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Ferry Roveo Checanova, buka suara terkait anomali ini. Ia membenarkan bahwa secara angka kunjungan, Bogor sangat perkasa, namun realisasi pajak wisatanya masih tergolong minim.

​"Tingkat kunjungan wisatawan memang besar angkanya, tapi kalau dari pendapatan (pajak) memang kecil," ungkap Ferry, Senin (20/4/2026).

​Pungli jadi 'penyakit' utama

​Ferry menyoroti satu faktor krusial yang merusak citra pariwisata Bogor, yakni maraknya praktik pungutan liar (pungli).

Menurutnya, keberadaan pungli di sejumlah destinasi wisata adalah racun yang membuat wisatawan kapok untuk datang kembali.

​Politisi PPP ini mengimbau masyarakat dan pengelola wisata untuk menghentikan kebiasaan mencari keuntungan instan melalui cara-cara ilegal.

​"Jangan mengharapkan keuntungan sesaat dengan cara seperti itu (pungli). Jangan pula membuat wisatawan tidak betah," tegasnya.

Ia menekankan bahwa pemberantasan pungli sangat penting agar roda perekonomian jangka panjang masyarakat bisa tetap berputar.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, menyebutkan bahwa pencapaian 15,7 juta wisatawan ini merupakan hasil kerja keras dalam penguatan sektor ekonomi kreatif.

​Pencapaian ini juga disebut telah sejalan dengan arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang terus mendorong pengembangan destinasi wisata baru untuk menarik minat pasar nasional maupun internasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.