Nasib Anggota Brimob Gerebek Istri Berduaan di Kos Bersama Oknum TNI, Kini Minta Maaf
M.Risman Noor April 22, 2026 10:52 PM

 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sempat viral, suami menggerebek istri berduaan di sebuah kos bersama oknum TNI.

Namun kini suami sah yang berstatus sebagai anggota Brimob Sulawesi Tenggara ini malah meminta maaf.

Dalam sebuah video, anggota Brimob tersebut meminta maaf kepada masyarakat dan institusinya.

Dia juga menegaskan kalau apa yang terjadi merupakan masalah pribadi tak ada sangkut paut dengan kedinasan.

Baca juga: Pencurian Handphone di Halaman Masjid Batola Terekam CCTV, Korban Tertidur Pulas

Baca juga: Menolak Disuruh Mandi, Bocah Perempuan Dibakar Paman, Pelaku Melarikan Diri

Kasus penggerebekan yang dilakukan seorang suami terhadap istri sah, justru berujung antiklimaks.

Hal tersebut lantaran sang suami kini justru menyampaikan permintaan maaf.

Suami yang merupakan seorang anggota Brimob Polda Sulawesi Tenggara itu menggerebek istrinya, yang merupakan ibu Bhayangkari, sedang berduaan dengan seorang oknum TNI dalam kamar kosan.


Bahkan, video penggerebekan tersebut sempat beredar dan viral di media sosial. Namun, seusai video penggerebekan itu viral, tiba-tiba muncul video permintaan maaf dari sang suami.

Permintaan maaf itu disampaikan karena persoalan rumah tangganya viral di media sosial dan menyeret nama institusi tempatnya bertugas.

Anggota Brimob Polda Sulawesi Tenggara itu merasa perlu angkat bicara agar masalah pribadinya tidak dikaitkan dengan kedinasan.

Ia muncul dalam sebuah video klarifikasi yang kemudian beredar luas.

Dalam video tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan juga kepada institusinya.


Meski menjadi pihak yang dikhianati, ia tetap merasa nama baik satuan tempatnya bertugas ikut terseret.

Karena itulah ia memilih menyampaikan klarifikasi secara terbuka.

Baca juga: Geruduk Aksi Balap Liar di Lambung Mangkurat, Satlantas Polresta Banjarmasin Amankan Puluhan Motor 

Dikutip dari TribunnewsSultra.com, satu video permintaan maaf dari anggota Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi sorotan publik setelah kasus dugaan perselingkuhan istrinya mencuat ke media sosial.

Sosok ibu Bhayangkari berinisial TR sebelumnya digerebek saat sedang berduaan dengan oknum TNI berinisial Pratu WI.

Kejadiannya di rumah kos di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (17/4/2026).

TR dan Pratu WI tak berkutik saat digerebek sang suami sah bersama sejumlah saksi yang mendatangi lokasi tersebut.

Ironisnya, dalam penggerebekan, ditemukan bukti berupa kotak tisu magic di dalam kamar kos yang mereka tempati.

Setelah kasusnya ramai, suami TR meminta maaf secara terbuka kepada institusi dan masyarakat.

Meski menjadi pihak yang dikhianati, sang anggota Brimob Polda Sultra tersebut muncul dalam video klarifikasi yang direkam, Minggu (19/4/2026).

"Saya atas nama keluarga memohon maaf atas beredarnya video yang viral di media sosial tentang keluarga saya," ujarnya dalam video yang dikutip TribunnewsSultra.com, Selasa (21/4/2026).

Baca juga: Jaksa Geledah Kantor PDAM Batola Hingga Larut Malam, Kajari : Karena Mereka Tidak Kooperatif

Ia menegaskan bahwa persoalan ini adalah murni urusan rumah tangganya dan tidak berkaitan dengan institusi tempatnya mengabdi.


"Dengan ini saya menyatakan bahwa ini murni urusan keluarga saya, dan tidak ada keterkaitannya dengan kedinasan saya sebagai anggota Polri, khususnya Brimob," jelasnya.

Anggota Brimob tersebut menyatakan akan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah ini mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada komandan dan rekan-rekan sejawatnya di Korps Brimob Polda Sultra, karena merasa nama baik institusi ikut terseret dalam permasalahan pribadinya.

"Saya akan menyelesaikan permasalahan ini secara baik-baik sesuai prosedur hukum yang berlaku. Terima kasih atas segala bantuan dan kemudahan dalam urusan ini," jelasnya.

Markas Brimob Polda Sulawesi Tenggara berada di Jalan Brigjen Katamso, Desa Puosu Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Insiden Penggerebekan

Suasana di satu indekos di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, mendadak ramai pada Jumat (17/4/2026) siang.

Warga sekitar yang biasanya menjalani aktivitas seperti biasa tiba-tiba berkumpul di depan satu di antara kamar kos.

Perhatian mereka tertuju pada insiden penggerebekan yang dilakukan di dalam kamar tersebut.

Peristiwa itu dipicu oleh seorang pria yang memergoki istrinya berada di dalam kamar bersama pria lain.

Tak butuh waktu lama, kabar kejadian itu langsung menyebar dan menarik perhatian banyak orang di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi, penggerebekan tersebut dilakukan seorang suami, yang merupakan anggota polisi, terhadap ibu Bhayangkari, yang tak lain istri sahnya.

Sang ibu Bhayangkari itu terciduk asyik berduaan dengan oknum TNI dalam kamar kos di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sosok wanita inisial TR diciduk suami sahnya di indekos Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Jumat (17/4/2026).

Pantauan TribunnewsSultra.com, ibu Bhayangkari TR dan oknum TNI inisial Pratu WI tak berkutik saat digerebek.


Sosok pria berkaus hitam bertuliskan 'Halo Dek' bersembunyi di balik lemari pakaian, sementara TR tengah duduk di atas ranjang.

Di tempat kejadian perkara, tampak dipadati warga yang menyaksikan penggerebekan tersebut.

Personel Polsek Poasia, Polresta Kendari, hingga Brimob Polda Sultra telah berada di lokasi untuk mengamankan situasi.

Sementara oknum TNI Pratu WI diamankan dua petugas Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari untuk diperiksa.

Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Mayor CPM Haryadi Budaya Pela, saat dikonfirmasi terkait hal ini belum memberi tanggap

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.