Cuma di Sini! Jajanan Jepang dan Street Food Kekinian Mulai Rp5 Ribu
Abdul Azis Alimuddin April 23, 2026 01:21 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - Beragam sajian kuliner menggoda tersaji di event Makkunrai 2026 di Phinisi Point (PiPo), Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, mulai 22 hingga 26 April 2026.

Sejumlah tenant kuliner ramai diserbu pengunjung sejak hari pertama pelaksanaan event.

Mulai dari makanan khas Jepang hingga jajanan kekinian, semuanya tersedia dalam satu lokasi.

Salah satu yang menarik perhatian adalah Nans Kitchen.

Tenant ini menyajikan berbagai menu khas Jepang yang cocok untuk teman ngemil.

Mulai dari sushi, rice mentai hingga onigiri tersedia dengan harga ramah kantong.

Karyawan Nans Kitchen, Fira, mengatakan menu paling banyak diburu pengunjung adalah sushi salmon cheese.

“Paling best seller itu kak sushi salmon cheese,” ujarnya.

Perpaduan rasa creamy dari keju dengan gurihnya salmon menjadi daya tarik utama menu ini.

Satu porsi sushi salmon cheese dibanderol Rp 20 ribu per pcs.

Selain itu, tersedia juga inari sushi dengan harga Rp 18 ribu per pcs.

Menu ini berupa nasi cuka dimasukkan ke dalam kantung tahu goreng dengan rasa manis dan gurih.

Pengunjung juga bisa menikmati berbagai varian maki sushi yang dijual hanya Rp 5 ribu per pcs.

Tak hanya itu, Nans Kitchen juga menyediakan onigiri dengan beragam pilihan rasa.

Mulai dari aburi salmon onigiri seharga Rp 28 ribu, hingga tuna mayo dan minced chicken onigiri yang dibanderol Rp 25 ribu.

“Kalau paket tiga pcs onigiri lebih murah hanya Rp 70 ribu,” kata Fira.

Sementara untuk menu rice mentai, tersedia berbagai varian dengan harga mulai Rp 40 ribu hingga Rp 55 ribu.

Nans Kitchen sendiri dikenal aktif mengikuti berbagai event kuliner di Makassar.

Tenant ini kerap menjadi pilihan pengunjung yang menyukai hidangan khas Jepang.

Kedai Amel

Tak jauh dari Nans Kitchen, Kedai Amel juga tak kalah ramai.

Beragam jajanan kekinian ditawarkan dengan harga terjangkau.

Mulai dari bakso bakar, sosis, dumpling, otak-otak hingga pempek tersedia di tenant ini.

Karyawan Kedai Amel, Reno Amelia, mengatakan menu bakso bakar menjadi salah satu favorit pengunjung.

“Kita jual ada bakso bakar, sosis, dumpling, otak-otak, ada juga pempek,” ujarnya.

Bakso bakar original, isi keju dan isi cabai dijual Rp 15 ribu.

Sementara bakso bakar isi daging dan daging cabai dibanderol Rp 35 ribu.

Untuk menu lain seperti sosis bakar jumbo, dumpling keju hingga otak-otak, semuanya dijual Rp15 ribu.

Kedai Amel juga menawarkan pempek Palembang dengan berbagai varian.

Mulai dari pempek kapal selam seharga Rp 30 ribu, hingga pempek campur komplit yang dibanderol Rp 75 ribu.

“Orang paling suka itu bakso bakar isi keju sama pempek,” katanya.

Dari sisi minuman, Kedai Amel menyediakan berbagai pilihan dengan harga Rp 15 ribu.

Mulai dari thai tea, green tea, milo malaysia, taro, hingga red velvet.

“Minuman best seller kita Milo Malaysia, thai tea dan jeruk peras,” ujarnya.

Kedai Amel sendiri telah berjualan sejak 2016 dan rutin mengikuti berbagai event di Makassar.

Menurutnya, event seperti ini menjadi momen terbaik karena pengunjung cenderung mencari cemilan.

Okinori Dimsum

Selain itu, tenant Okinori Dimsum juga menjadi salah satu incaran pengunjung.

Aneka dimsum dengan tampilan menarik disajikan dengan cita rasa gurih dan creamy.

Karyawan Okinori, Shela, mengatakan dimsum yang dijual merupakan perpaduan ayam dan udang.

“Okinori ini dimsum ayam dan udang, dicampur,” ujarnya.

Okinori menghadirkan varian dimsum mentai, mentai cheese dan spicy.

Ketiganya dijual Rp 45 ribu per porsi dengan isi enam pcs.

“Best sellernya kita itu dimsum mentai,” katanya.

Selain itu, tersedia juga dimsum original dengan harga Rp 40 ribu per porsi.

Tak hanya dimsum, Okinori juga menawarkan berbagai menu rice bowl.

Mulai dari chicken teriyaki, chicken tonkatsu, hingga beef yakiniku.

Menu spesial lainnya adalah korean rice bowl seperti bibimbap.

Varian chicken dibanderol Rp 35 ribu, sementara beef seharga Rp 45 ribu.

“Kita juga bisa pesan online lewat Instagram,” ujar Shela.

Event Makkunrai Tribun Timur sendiri menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan.

Mulai dari talkshow bersama para pemimpin perempuan di Sulsel hingga expo pelaku usaha.

Sejumlah sektor turut terlibat, seperti fashion, kuliner, Dekranasda hingga klinik kecantikan.

Kehadiran beragam tenant kuliner ini semakin menambah daya tarik event.

Pengunjung pun dapat menikmati berbagai pilihan makanan sambil mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung.

Sepeda Listrik

Sepeda listrik AIMA tipe EQ5 menjadi salah satu produk menarik perhatian dalam event Makkunrai 2026.

Sepeda listrik AIMA tipe EQ5 berwarna hijau ini dipamerkan di booth AIMA Sulsel, bersama sepeda listrik AIMA Sora warna pink.

Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika ‘Cicu’ Dewi pada pembukaan Makkunrai menyempatkan mengunjungi booth AIMA.

Cicu juga menyempatkan berfoto bersama di depan kendaraan ramah lingkungan tersebut.

AIMA EQ5 hadir sebagai kendaraan modern yang menggabungkan desain stylish dengan teknologi canggih serta konsep ramah lingkungan.

AIMA EQ5 dibekali baterai 500 watt yang mampu menunjang aktivitas harian.

Sebab, jarak tempuhnya hingga 55 kilometer dalam sekali pengisian daya.

“Sepeda listrik ini juga memiliki fitur tahan air serta garansi selama satu tahun,” kata Sales AIMA, Ifa, Rabu (22/4/2026).

Dari segi tampilan, AIMA EQ5 hadir memberikan kesan segar dan modern.

Keunggulan lainnya, AIMA EQ5 dapat terhubung dengan ponsel.

Pengguna bisa membuka kunci kendaraan serta mengetahui lokasi sepeda melalui HP.

Hal ini memberikan kemudahan sekaligus keamanan lebih.

AIMA EQ5 bisa menjadi pilihan kendaraan praktis di tengah efisiensi energi.

Kendaraan ramah lingkungan ini dapat dimiliki dengan harga mulai Rp9 jutaan.

Pengunjung yang datang ke booth AIMA tampak antusias melihat langsung unit yang dipamerkan.

Beberapa di antaranya bahkan mencoba duduk dan mengecek fitur yang tersedia pada sepeda listrik tersebut.

Petugas booth juga aktif memberikan penjelasan kepada pengunjung yang ingin mengetahui spesifikasi lebih detail.

Mulai dari cara pengoperasian hingga perawatan baterai dijelaskan secara langsung.

Tak sedikit pengunjung yang tertarik karena kemudahan penggunaan dan desain yang kekinian.

Selain itu, faktor hemat energi juga menjadi pertimbangan utama.

Sepeda listrik dinilai cocok digunakan untuk aktivitas harian di kawasan perkotaan.

Terutama untuk mobilitas jarak dekat tanpa harus bergantung pada bahan bakar.

Booth AIMA Sulsel menjadi salah satu titik yang cukup ramai dikunjungi selama event berlangsung.

Apalagi dengan konsep kendaraan ramah lingkungan yang kini semakin diminati masyarakat.

Event Makkunrai sendiri menghadirkan berbagai tenant menarik.

Mulai dari kuliner, fashion hingga produk otomotif seperti sepeda listrik.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan talkshow bersama tokoh perempuan di Sulsel.

Selain itu, ada pula expo yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai sektor.

Kehadiran AIMA dalam event ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat luas.

Sekaligus mendorong penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan di masa depan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.