WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG – Sebanyak 1.783 calon jemaah haji dari Karawang akan diberangkatkan pada musim haji 2026 dalam lima kloter, dengan keberangkatan perdana dijadwalkan pada 24 April.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Karawang, Rojak, mengatakan, pemberangkatan perdana jemaah haji Karawang akan dimulai melalui Kloter 4 yang membawa 439 jemaah, terdiri dari 201 laki-laki dan 238 perempuan.
Rombongan dijadwalkan dilepas di Islamic Centre Karawang oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, sebelum diberangkatkan menuju embarkasi Bekasi (JKS) dan terbang melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan sistem penerbangan langsung (direct flight) menuju Madinah.
“Tidak ada perubahan jadwal. Semua masih sesuai rencana, termasuk penerbangan langsung,” kata Rojak pada Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Apresiasi DPR Pelaksanaan Haji Lebih Baik, 60 Persen Jemaah Mudah Dilayani
Tahun 2026, total jemaah haji Karawang mencapai 1.783 orang.
Dari total jemaah, usia termuda tercatat 17 tahun, sementara tertua mencapai 90 tahun.
Ia pun mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik, mengatur pola istirahat, serta mematuhi aturan penerbangan, termasuk tidak membawa barang terlarang.
"Tentu semua prosedur telah dilakukan termasuk pembekalan bimbingan manasik dan lainnya," katanya.
Dengan jumlah jemaah yang besar serta tingginya antusiasme keluarga, Kemenhaj Karawang berharap imbauan pembatasan pengantar dapat dipatuhi demi kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian pemberangkatan.
Keluarga calon jemaah haji untuk membatasi jumlah pengantar saat keberangkatan menuju Islamic Centre Karawang, khususnya pada pemberangkatan perdana Kloter 4 yang dijadwalkan Jumat, 24 April 2026.
Baca juga: Kekhawatiran Pemerintah Saat Lepas Jemaah Haji di Tengah Perang Timur Tengah
Imbauan tersebut disampaikan menyusul hasil rapat koordinasi persiapan keberangkatan yang melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, kepolisian, Dinas Perhubungan, hingga Kodim 0604 Karawang.
Pembatasan pengantar dinilai penting untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas saat jemaah bergerak dari rumah menuju titik kumpul.
“Dari hasil rapat bersama, kami mengimbau agar pada saat keberangkatan dari rumah ke Islamic Centre, keluarga tidak terlalu banyak yang ikut mengantar. Kami khawatir terjadi kepadatan di perjalanan,” ujar Rojak.
Ia meminta setiap calon jemaah dapat mengoordinasikan jumlah kendaraan yang digunakan pengantar agar tidak berlebihan.
“Kami mohon kerja sama untuk membatasi armada atau kendaraan yang mengantar jemaah,” tambahnya.
Keberangkatan jemaah haji Karawang tahun ini terbagi dalam dua gelombang dengan lima kelompok terbang (kloter):
Gelombang I (Tujuan Madinah):
• Kloter 4: 439 jemaah, berangkat 24 April 2026
• Kloter 9: 438 jemaah, berangkat 1 Mei 2026
Gelombang II (Tujuan Makkah):
• Kloter 16: 438 jemaah, berangkat 10 Mei 2026
• Kloter 20: 436 jemaah, berangkat 15 Mei 2026
• Kloter 27: 32 jemaah, berangkat 19 Mei 2026
Secara keseluruhan, jemaah haji Karawang terdiri dari 826 laki-laki dan 957 perempuan. (MAZ)