Video Lawas Gubernur Kaltim Main HP saat Didemo, Rudy Masud Ditegur Mahasiswa, Melanie Subono Sindir
ninda iswara April 23, 2026 12:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Sebuah video yang menampilkan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, kembali ramai diperbincangkan di media sosial.

Kemunculan kembali video ini bertepatan dengan gelombang demonstrasi mahasiswa yang terjadi pada Selasa (21/4/2026), yang ditujukan kepada Rudy.

Momentum tersebut membuat rekaman lama itu kembali mencuri perhatian publik.

Dalam video yang diduga merupakan dokumentasi sebelumnya, terlihat suasana aksi demonstrasi di mana Rudy berada di tengah-tengah mahasiswa.

Ia tampak duduk berdekatan dengan para peserta aksi, mendengarkan penyampaian tuntutan yang disuarakan menggunakan pengeras suara.

Namun, di tengah situasi tersebut, perhatian tertuju pada momen ketika Rudy mengeluarkan ponsel dari sakunya dan menatap layar.

Baca juga: Gubernur Kaltim Didemo, Istri Rudy Masud Minta Tak Campuri Hidup Orang: Batasi yang Bukan Urusanmu

Tindakan itu langsung memicu reaksi dari mahasiswa lain yang berada di lokasi.

"Pak!, jangan main HP pak!"

Teguran tersebut sontak membuat Rudy merespons dengan cepat.

Ia segera menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku bajunya.

Video ini kembali menjadi sorotan seiring berlangsungnya aksi demonstrasi terbaru di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada hari yang sama.

Perbincangan semakin meluas setelah rekaman tersebut diunggah oleh aktivis, Melanie Subono, melalui media sosial.

Lewat unggahannya, Melanie menyampaikan sindiran yang menyinggung sikap yang dinilai kurang mencerminkan penghargaan terhadap aspirasi masyarakat.

"Cara dan contoh menerima aspirasi rakyat dengan baik dan benar," tulisnya.

Unggahan tersebut langsung menuai beragam komentar dari warganet.

Sebagian mengkritik sikap yang terlihat dalam video, sementara lainnya menyebut bahwa rekaman tersebut merupakan video lama.

"See? Gubernur enggak ada respect sama warganya sendiri," tulis @mandaallamanda.

"Tidak sopan sekali, layak untuk dinepalkan," tulis @ferry__Y.

"Dasar enggak punya adab. Seperti itu jadi junjungan? Malu ih," tulis @nasukikim.

Video lama

Namun, ada pula warganet yang memberikan klarifikasi terkait waktu kejadian dalam video tersebut.

"Video lama ini kak. Yang kemaren tanggal 21 April beliau kagak muncul," tulis @chrizt_randy.

"Maaf kak ini video demo sebelumnya kak. kalau pas kemarin tanggal 21 April 2026 dia enggak keluar, malam pas sudah mulai sepi baru dia berani keluar pulang jalan kaki ke rumah jabatannya," tulis @youllyeyashriffu.

"Ini demo pertama, berkaitan program beasiswa Gratispol yang zonk," balas @tira_asha.

Baca juga: Demo Ricuh, Gubernur Kaltim Tak Temui Massa, Golkar Klaim Rudy Masud Tidak Anti Dialog: Low Profile

DEMO GUBERNUR KALTIM - Sebuah tangkapan layar video yang menampilkan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, kembali viral di media sosial. Video tersebut diduga merupakan rekaman lama yang memperlihatkan momen saat dirinya ditegur mahasiswa karena terlihat memainkan ponsel di tengah aksi demonstrasi. (Istimewa/TribunJakarta | Instagram @h.rudymasud)

Demo terbaru 

Sementara itu, aksi demonstrasi terbaru pada Selasa (21/4/2026) diwarnai ketegangan setelah massa tidak berhasil menemui Gubernur.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 14.00 WITA tersebut berujung ricuh hingga malam hari.

Kapolda Kalimantan Timur, Endar Priantoro, menyatakan bahwa gubernur berada di dalam kantor, namun tidak menerima massa untuk audiensi.

"Gubernur ada tadi di kantor, tapi memang tidak menerima mereka untuk audiensi," ujarnya dikutip Kompas.com. 

Situasi yang memanas memicu aksi saling lempar antara massa dan aparat.

Polisi kemudian mengerahkan water cannon untuk membubarkan kerumunan.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya evaluasi kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, penghentian praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta mendesak DPRD menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.

Sejumlah isu yang disorot meliputi anggaran rumah jabatan gubernur dan wakil gubernur senilai Rp 25 miliar, termasuk pengadaan fasilitas seperti akuarium laut dan alat kebugaran, serta pengadaan mobil dinas mewah jenis Range Rover senilai Rp 8,5 miliar.

Usai situasi mereda, Rudy Mas'ud meninggalkan kantor gubernur dengan pengawalan ketat tanpa memberikan pernyataan kepada awak media dan langsung menuju rumah jabatan.

(TribunTrends/TribunJakarta)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.