Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Setelah tiga hari pencarian intensif, seorang warga Pekan Sabtu, Kota Bengkulu yang dilaporkan hilang saat memancing akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai, Kamis (23/4/2026).
Korban diketahui bernama Asep Prasetyo (33), warga Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar.
Penemuan jenazah korban menjadi akhir dari operasi pencarian yang dilakukan sejak Asep dilaporkan hilang pada Selasa (21/4/2026).
Dalam kasus ini, peristiwa hilangnya korban bermula saat ia berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing di aliran anak Sungai Padang Kemiling.
Baca juga: Pamit Mancing, Warga Pekan Sabtu Bengkulu Hilang di Sungai Padang Kemiling
Ditemukan di Hari Ketiga Pencarian
Komandan Tim Basarnas Bengkulu, Tomi Okta Syafutra, membenarkan bahwa korban ditemukan pada hari ketiga pencarian dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Lokasi penemuan berada cukup jauh dari titik awal korban dilaporkan hilang.
“Korban ditemukan di aliran sungai wilayah Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Kampung Melayu dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Tomi.
Menurutnya, pencarian dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet serta pemantauan di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus.
Upaya pencarian korban hilang ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, aparat kepolisian, serta masyarakat sekitar yang ikut membantu proses pencarian sejak hari pertama.
Kronologi Korban Hilang Saat Memancing
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Asep Prasetyo terakhir kali terlihat pada Selasa siang saat berpamitan kepada keluarga untuk pergi memancing di aliran anak Sungai Padang Kemiling.
Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Keluarga yang merasa khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang, sehingga dilakukan pencarian oleh tim SAR.
Diduga kuat korban hilang akibat terseret arus sungai saat sedang memancing.
Proses Evakuasi dan Identifikasi
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Petugas kemudian segera menghubungi pihak keluarga guna memastikan identitas korban.
Setelah dilakukan konfirmasi, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut benar adalah Asep Prasetyo.
Operasi Pencarian Resmi Ditutup
Dengan ditemukannya korban, pihak Basarnas Bengkulu secara resmi menutup operasi pencarian terhadap korban hilang tersebut.
Penutupan operasi pencarian ini sekaligus mengakhiri rangkaian upaya tim SAR dalam mencari korban hilang di aliran Sungai Padang Kemiling yang telah berlangsung selama tiga hari.
“Dengan ditemukannya jenazah korban, maka pencarian terhadap korban hilang ini kami nyatakan ditutup,” tegas Tomi Okta Syafutra.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini