TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Probolinggo - Seorang pemuda menjadi sasaran amukan warga di Dusun Janti, Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Rabu (22/4/2026) malam. Pemuda tersebut diduga hendak melakukan pencurian sepeda motor di wilayah tersebut.
Pemuda yang diketahui bernama Ribut (28), warga Desa Plaosan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, diamankan warga setelah gerak-geriknya dinilai mencurigakan.
Baca juga: Kelangkaan LPG Non Subsidi di Lumajang, Pengusaha Kuliner Berburu hingga Probolinggo
Peristiwa bermula saat warga melihat seorang pria tak dikenal mengenakan jaket hitam bercorak putih duduk di teras rumah sambil mengamati kondisi sekitar. Kecurigaan warga semakin kuat ketika pria tersebut berpindah ke area kamar mandi depan dan mengintip ke dapur yang terbuat dari anyaman bambu.
Sekretaris Desa Sentul, Samsul Bahri, mengatakan warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa.
"Warga yang mengetahui gerak-gerik yang sangat mencurigakan itu lalu melapor ke kami. Apalagi orang tersebut tidak dikenali dan bukan berasal dari desa sini," kata Samsul, Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Meriahkan Harjakapro, Pemkab-Jasa Raharja dan Polres Probolinggo Gelar Kopdar Bareng Komunitas Motor
Aparat desa yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi. Namun, terduga pelaku sempat menghilang sehingga dilakukan pencarian di sekitar area desa.
Setelah dilakukan pencarian, warga akhirnya menemukan terduga pelaku bersembunyi di area persawahan. Saat diinterogasi, ia mengakui berniat mencuri sepeda motor.
"Saat ditanya itu barulah ngaku kalau hendak mencuri sepeda motor dan alat berupa kunci T yang dibawanya juga sudah dibuang," ujar Samsul.
Baca juga: Laka Maut di Probolinggo, Rem Blong Diduga Jadi Sebab, Rombongan dari Blitar Jadi Korban Jiwa
Kapolsek Gading, AKP Maskur Ansori, menyatakan pihaknya segera menuju lokasi setelah menerima laporan, mengingat situasi warga yang mulai memanas.
"Demi menghindari hal yang tidak diinginkan terlebih warga sudah emosi, akhirnya kami amankan terduga pelaku. Namun, kondisi wajah dan kepalanya sudah mengalami luka-luka," ungkap Maskur.
Pelaku sempat dibawa ke puskesmas setempat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan karena luka yang cukup serius.
"Sempat kami bawa ke Puskesmas, tapi karena luka yang dialami cukup parah akhirnya kami bawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Sementara untuk kasus ini masih kami kembangkan dan dalami," tambahnya.