TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai KM 03 wilayah Kabupaten Siak, Riau, Kamis (23/4/2026) dini hari.
Insiden tersebut merenggut dua korban jiwa yang diketahui berasal dari Kabupaten Kampar.
Peristiwa ini melibatkan sebuah mobil Toyota Calya bernomor polisi BM 1773 OT dan truk Fuso BM 9756 RE.
Benturan keras antara kedua kendaraan menyebabkan pengemudi dan satu penumpang mobil Calya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, Eko Baskara, mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Dua orang korban meninggal dunia, pengemudi dan penumpang mobil Calya. Pengemudi bernama Hadi (38), sementara satu korban penumpang saat ini masih dalam proses pendataan," kata Eko kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Kamis dikutip Kompas.com.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Calya melaju dari arah Dumai menuju Pekanbaru.
Saat tiba di KM 03/200 B, pengemudi diduga kehilangan kendali karena mengantuk hingga akhirnya menabrak truk Fuso yang dikemudikan oleh Kris Mulyo (28), warga Dumai.
Akibat benturan tersebut, dua korban di dalam mobil Calya tidak dapat diselamatkan dan meninggal di tempat.
Petugas dari PJR Ditlantas Polda Riau bersama pihak Hutama Karya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan proses evakuasi.
"Kita melakukan evakuasi cepat terhadap korban dan kendaraan.
Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru untuk penanganan lebih lanjut," ujar Eko.
Penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Siak guna proses penyelidikan.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, mengingatkan bahwa kecelakaan di jalan tol masih sering terjadi, terutama pada waktu dini hari.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit sebelum berkendara. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera manfaatkan rest area untuk beristirahat. Keselamatan adalah yang utama," kata Jeki.
Ia menambahkan bahwa faktor kelelahan dan kurangnya konsentrasi saat berkendara menjadi pemicu utama kecelakaan, sehingga diperlukan kesadaran dan disiplin tinggi dari para pengguna jalan untuk menekan angka kecelakaan.