Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Perjuangan Nikolaus Noeng (61), seorang bapak yang tinggal di Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka NTT yang digigit buaya, Rabu (22/4) sore di pesisir Pantai Utara Flores sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Maumere, Kabupaten Sikka NTT.
Nikolaus pasca kejadian diserang buaya sempat dilarikan ke Puskesmas Watubaing guna mendapatkan penanganan medis. Namun ia harus dirujuk ke RSUD Maumere karena mengalami luka berat di tubuhnya.
Luka yang dialami saat diserang buaya harus ditangani secara baik di RSUD Maumere sehingga Nikolaus, ayah enam orang anak ini harus menjalani operasi.
Pantauan POS-KUPANG.COM di RSUD Maumere tepatnya di Ruangan Dahlia, Kamis, 23 April 2026 pagi, Nikolaus masih terbaring lemah di tempat tidur.
Luka yang dialami telah diobati dan tampak ada verbant berwarna putih di tubuhya. Luka yang dialami pasca digigit telah ditutupi dengan verbant.
Nikolaus yang berada di ruangan medis pagi itu sedang tertidur dan dijaga anak pertamany Bersama menantu dan keluarga.
Ia belum bisa diwawancara karena kondisi masih membutuhkan penanganan serius. Ia masih harus beristirahat untuk menjalani operasi.
Sekitar pukul 11.00 Wita, petugas membawanya dari Ruangan Dahlia ke Ruangan Operasi menggunakan tempat tidur.
Ia masih tertidur dan belum bisa berbicara. Nikolaus menurut keterangan keluarga harus dioperasi karena luka cukup serius.
"Tadi sudah masuk ruangan operasi. Kami sudah tandatangan surat untuk penanganan biar lukanya membaik," papar Nong Bela, keluarga Nikolaus yang ditemui di RSUD Maumere, Kamis, 23 April 2026 siang.
Ia menjelaskan, ia dan korban memiliki hubungan keluarga karena anak perempuanya menikah dengan putranya Nikolaus.
"Saya tinggal di Desa Heopuat, Kecamatan Kewapante, Sikka. Malam usai kejadian keluarga menelepon saya lalu saya dating jenguk di RSUD Maumere. Tadi anak mantu saya sudah tandatangan surat untuk operasi. Mudah-mudahan bisa cepat sembuh. Nikolaus memang luka cukup serius di bagian belakang dan dadanya karena dicakar buaya. Buaya sempat gigit dari belakang," ujar Nong Bela.
Sebelumnya, Nikolaus Noeng (61) sempat berduel dengan seekor buaya. Berkat perlawanannya, Ia selamat dari terkaman predator.
Peristiwa Nikolaus Noeng (61) bertarung dengan buaya itu terjadi di Desa Bangkoor, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).Rabu 22 April 2026 sekitar pukul 19:00 wita.
Nikolaus menyebut, kaget saat diserang dan langsung memberontak untuk melepaskan gigitan buaya.
Namun, gigitan buaya tersebut sangat kuat dan membuat korban cukup kewalahan. Setelah beberapa kali dipukul, gigitan predator mematikan itu akhir lepas.
Korban mengalami luka pada dada, ketiak kanan, tangan kanan, perut, punggung dan lecet-lecet pada bagian dada. (awk)