Peminat Mobil Listrik Semakin Banyak, Pesanan Chery Bandar Lampung Meningkat
Robertus Didik Budiawan Cahyono April 23, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung — Tren kendaraan listrik di Lampung menunjukkan pertumbuhan setelah banyak masyarakat yang menggunakan mobil listrik. Karena dianggap lebih murah dengan fitur yang lebih canggih.

Hal ini diungkapkan oleh Vita Anggraini selaku Branch Manager Chery Lampung menyebut minat masyarakat terhadap mobil listrik meningkat signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

“Kondisi saat ini memang berkaitan dengan kebijakan pajak dan kenaikan BBM. Ini membuat masyarakat mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif yang lebih ekonomis,” ujar Vita, Kamis (23/4/2026).

Berdasarkan data penjualan, terjadi peningkatan signifikan pada Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) mobil listrik di dealer Chery Bandar Lampung.

SPK untuk mobil listrik tercatat mencapai 13 unit, ditambah sisa pesanan bulan sebelumnya sebanyak 5 unit, sehingga total menjadi 18 unit. 

Baca juga: Mobil Listrik Operasional PLN Sudah Mengaspal di Lampung, Dukung Akselerasi Net Zero Emission

Pada 2024, jumlah unit yang terjual belum mencapai 100 unit. Namun pada 2025, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 200 unit dalam satu tahun. Sementara itu, pada 2026 hingga April, penjualan kendaraan listrik terus meningkat. 

Tercatat penjualan EV pada Januari sebanyak 5 unit, Februari 8 unit, Maret 10 unit, dan April mencapai 18 unit. “Artinya, dari 10 unit yang terjual di bulan Maret menjadi 18 unit di April, kenaikannya hampir 80 persen,” jelasnya.

Salah satu model mobil listrik yang paling diminati adalah Chery J6. Kendaraan ini dinilai cocok dengan kondisi geografis Lampung yang kerap dilanda banjir. 

“Ground clearance yang tinggi menjadi keunggulan utama. Kendaraan ini masih aman melintasi genangan air hingga sekitar 60 cm,” kata Vita.

Selain itu, daya tahan baterai juga menjadi pertimbangan konsumen. Chery J6 hadir dalam dua varian dengan jarak tempuh sekitar 416 hingga 430 kilometer dalam kondisi baterai penuh. 

Bahkan, dalam pengujian di lapangan, kendaraan ini mampu menempuh hingga 450 kilometer.

Dari sisi pertumbuhan tahunan, penjualan kendaraan listrik Chery di Lampung juga menunjukkan tren positif. 

Terkait isu aturan baru pajak kendaraan listrik, Vita mengatakan masih menunggu peraturan final dari Bapenda sebab peraturan tersebut akan berbeda di tiap daerah.

“Terkait isu perubahan kebijakan pajak kendaraan listrik kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

Namun dirinya juga menegaskan bahwa jika nantinya akan ada perubahan mengenai kebijakan pajak kendaraan listrik, kendaraan listrik tetap lebih ekonomis dibandingkan kendaraan konvensional.

“Walaupun ada penyesuaian pajak, biaya yang dikeluarkan masih lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar BBM. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

(Tribunlampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.