TRIBUNJATIM.COM - Pesta sepak bola dunia, Piala Dunia 2026 membuat para penggemar yang hadir untuk menonton langsung harus merogok kocek lebih dalam.
Tak hanya harga tiket Piala Dunia yang melonjak, namun juga tiket kereta.
Harga tiket kereta menuju Stadion MetLife di New Jersey dari New York dikenai biaya 150 dolar AS atau lebih dari 10 kali lipat harga normal untuk tiket kereta pulang pergi.
Stadion kandang bagi tim NFL New York Giants dan New York Jets itu akan menjadi tuan rumah delapan pertandingan Piala Dunia 2026, termasuk final.
Perjalanan pulang pergi sejauh 36 mil (56 km) bagi pengunjung ke kompleks olahraga di New Jersey biasanya hanya seharga 12,90 dolar AS.
“Kami akan mengenakan biaya 150 dolar AS untuk tiket pulang pergi di sistem kami. Jadi dari New York ke MetLife, dan dari MetLife kembali ke New York,” kata Kris Kolluri, Presiden dan CEO NJ Transit.
Baca juga: Sosok Calon Bintang Piala Dunia 2026, Pencetak Gol Termuda Geser Rekor Messi
Para pejabat New Jersey mengatakan, kenaikan tersebut diperlukan untuk menutupi biaya penyelenggaraan Piala Dunia yang kembali ke AS untuk pertama kalinya sejak tahun 1994.
"Ini bukan praktik penentuan harga yang tidak wajar. Kami benar-benar berusaha untuk menutup biaya kami," kata Kolluri.
Hanya 40.000 tiket kereta api yang akan tersedia untuk delapan pertandingan di stadion tersebut.
Menurut situs Just Park, pilihan parkir terbatas dengan harga 225 dolar AS per tempat akan tersedia di stadion untuk penggemar penyandang disabilitas dan di pusat perbelanjaan yang berdekatan untuk pendukung lainnya.
Kenaikan harga tiket kereta menuju Stadion MetLife memicu kemarahan para penggemar lokal.
Menurut warga lokal, kenaikan harga tiket tersebut perbuatan memalukan dan tercela bahkan tergolong memanfaatkan penggemar.
Baca juga: Daftar Stadion Piala Dunia 2026 dari Tercanggih hingga Termahal
Sementara Gubernur New Jersey yang baru saja dilantik, Mikie Sherrill, membela kebijakan organisasi transportasi negara bagian tersebut.
Ia mengatakan di X bahwa FIFA tidak mengalokasikan dana sepeser pun untuk biaya perjalanan penggemar Piala Dunia.
"Jika tidak (dibiayai FIFA), kami tidak akan mensubsidi pemegang tiket Piala Dunia dengan mengorbankan warga New Jersey yang bergantung pada NJ TRANSIT setiap hari," katanya.
Kesepakatan antara FIFA dan pemerintah New Jersey sebelumnya juga menghilangkan tempat parkir di stadion.
Oleh karena itu, layanan kereta api harus mengangkut empat kali lebih banyak penggemar daripada biasanya.
“Perjanjian ini akan menelan biaya setidaknya 48 juta dolar AS bagi NJ TRANSIT, sementara FIFA diperkirakan akan menghasilkan 11 miliar dolar AS selama Piala Dunia,” kata Sherril.
Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer juga mendesak FIFA menanggung biaya transportasi ke tempat penyelenggaraan Piala Dunia.
Namun FIFA, yang sudah menghadapi kritik keras atas harga tiket pertandingan yang sangat tinggi, menyebut langkah New Jersey belum pernah terjadi sebelumnya.
"Langkah untuk menetapkan harga yang lebih tinggi secara sewenang-wenang dan menuntut FIFA menanggung biaya ini adalah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Kepala Operasional Piala Dunia FIFA, Heimo Schirgi.
“Tidak ada acara global, konser, atau promotor olahraga besar lainnya yang menghadapi permintaan sebesar ini."
"Meskipun FIFA diproyeksikan menghasilkan pendapatan sekitar 11 miliar dolar AS, bukan keuntungan, seperti yang diklaim secara keliru oleh gubernur, FIFA selalu menjadi organisasi nirlaba,” tambahnya.
Baca juga: Cara Mendaftar Lisensi Nobar Piala Dunia 2026 dan Rincian Biayanya
FIFA sebelumnya menyatakan perjanjian kota tuan rumah asli mensyaratkan transportasi gratis bagi penggemar ke semua pertandingan.
Di Piala Dunia 2022 di Qatar, para penggemar dapat menggunakan Metro Doha secara gratis dengan tiket pertandingan mereka.
"Negosiasi ulang menetapkan bahwa transportasi akan ditawarkan dengan harga pokok pada hari pertandingan," kata FIFA sebelumnya.
Sebuah kelompok pendukung asal Prancis menyebut penetapan harga tiket transportasi umum benar-benar gila.
“Setiap hari ada kabar buruk tentang transportasi, kita benar-benar harus bertanya-tanya seberapa jauh kegilaan ini akan berlanjut,” kata Guillaume Aupretre, juru bicara organisasi penggemar Irresistibles Francais.
Gubernur New York Kathy Hochul juga mengecam kenaikan harga yang dilaporkan tersebut.
“Membebankan biaya lebih dari 100 dolar AS untuk perjalanan kereta api singkat terdengar sangat mahal bagi saya,” tulis Hochul di X.
Ketua Asosiasi Pendukung Sepak Bola Inggris (FSA), Thomas Concannon, mengatakan kepada BBC bahwa setiap hal yang muncul dari turnamen ini sejauh ini hanyalah bentuk penipuan terhadap para penggemar.
“Harga tiketnya jelas sangat mahal jika dibandingkan dengan harga tiket pertandingan biasa. Kami tidak menyangka akan ditipu," katanya.