Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Rektor Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) masa jabatan 2026–2030 resmi dilantik, Kamis (23/4/2026) di Aula Kampus II UML, Sukarame, Bandar Lampung,
Pelantikan dipimpin oleh Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Mohammad Adam Jerusalem, menandai dimulainya kepemimpinan baru di lingkungan Universitas Muhammadiyah Lampung.
Rektor UML yang baru, Marzuki menyampaikan bahwa salah satu fokus utama kepemimpinannya adalah pengembangan kampus secara terpusat di kawasan Sukarame.
Saat ini UML memiliki dua lokasi kampus, yakni di Labuhan Ratu dan Kampus II Sukarame. Ke depan, pihaknya menargetkan seluruh aktivitas akademik dapat disatukan di satu lokasi.
“Pengembangan ke depan, kami mengharapkan Kampus I bisa menyatu di Kampus II Sukarame ini. Mohon dukungan semua pihak agar fokus pengembangan kampus bisa terwujud,” ujar Marzuki dalam sambutannya.
Baca juga: 250 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lampung Diwisuda
Selain pengembangan infrastruktur, Marzuki menegaskan komitmen UML dalam mendukung visi pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Ia menyebut mahasiswa UML berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung, tetapi juga dari luar daerah seperti Sumatera Selatan, Banten, hingga Papua.
“Lintas agama juga kami terima. Ini menunjukkan UML menjadi salah satu pilihan masyarakat, baik dari dalam maupun luar Lampung,” katanya.
Menurutnya, peran perguruan tinggi sangat strategis dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama melalui pencetakan lulusan yang unggul secara akademik, emosional, dan spiritual.
“Sebagai entrepreneur kampus, lulusan UML juga dibekali kompetensi berwirausaha, sehingga tidak hanya berorientasi mencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” jelasnya.
Marzuki juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam mendukung pengembangan kampus dan peningkatan kualitas pendidikan.
Sementara itu, Rektor UML periode 2022–2026, Mardiana, menyampaikan rasa syukur atas selesainya masa jabatan yang telah diemban selama empat tahun.
Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, yang dinilai berperan besar dalam kemajuan UML.
“Saya ucapkan terima kasih atas dukungan yang luar biasa. Selamat kepada rektor yang baru, semoga amanah dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Administrasi Umum Pemprov Lampung, Sulpakar, turut menyampaikan sambutan Gubernur Lampung.
Dalam sambutan itu, Gubernur Lampung mengungkap pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan global, mulai dari perkembangan teknologi, ekonomi, hingga isu moral generasi muda.
Menurutnya, kampus diharapkan mampu melahirkan insan yang cerdas secara intelektual, memiliki kreativitas, spiritualitas, serta kepedulian sosial yang tinggi.
Sulpakar juga menyebut pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan sektor pendidikan melalui berbagai program strategis, seperti peningkatan akses pendidikan, transformasi digital, serta kolaborasi dengan dunia usaha.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan akses pendidikan,” katanya.
Ia mendorong UML untuk terus berinovasi, memperkuat riset, serta mengembangkan kewirausahaan mahasiswa agar lulusan memiliki daya saing dan mampu menciptakan peluang kerja.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi UML untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing dan berkontribusi dalam pembangunan SDM di Provinsi Lampung.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)