Gedung RSUD Akhmad Berahim Rampung, Pemkab Tana Tidung Tingkatkan SDM di Tengah Efisiensi Anggaran
Junisah April 23, 2026 06:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung dihadapkan pada tantangan besar dalam mengoptimalkan operasional gedung baru RSUD Akhmad Berahim di tengah keterbatasan anggaran.

Hal ini menyusul rampungnya pembangunan Rumah Sakit melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yang kini memasuki tahap pengoperasian sekaligus peningkatan status dari tipe D menjadi tipe C.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, menegaskan bahwa setelah gedung diserahkan, tanggung jawab pemerintah daerah adalah memastikan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pelayanan masyarakat.

“Walaupun bagaimana sekarang kita sudah diserahkan gedung, jadi tanggung jawab kita adalah bagaimana mengoperasikan gedung baru ini,” ujar Ibrahim Ali kepada TribunKaltara.com, Kamis (22/4/2026).

Baca juga: RSUD Akhmad Berahim Tana Tidung akan Naik Status ke Tipe C, Kemenko PMK Koordinasi Pemenuhan Alkes

Ia menjelaskan, saat ini RSUD Akhmad Berahim tengah mempersiapkan proses akreditasi sebagai rumah sakit tipe C, termasuk pemenuhan sumber daya manusia (SDM) kesehatan.

Menurutnya, tantangan utama bukan lagi pada pembangunan fisik, melainkan pada optimalisasi pemanfaatan gedung dan layanan di tengah keterbatasan fiskal daerah.

“PR kita sekarang ini bangunan sudah ada, bagaimana mengoptimalkannya. Di tengah efisiensi anggaran kita tidak punya uang, tapi di satu sisi kita wajib mengoperasikan ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan sejumlah peralatan medis penting masih perlu disiapkan, termasuk fasilitas cathlab jantung, kemoterapi, hingga alat cuci darah.

Namun, pemenuhan alat kesehatan tersebut bergantung pada ketersediaan dokter spesialis sebagai syarat utama dari Kementerian Kesehatan.

“Peralatan kesehatan itu akan terpenuhi dengan syarat ketika kita sudah memiliki dokternya,” katanya.

Baca juga: Kemenko PMK Tinjau PHTC RSUD Akhmad Berahim, Fisik Rampung, Alkes dan SDM PR Pemkab Tana Tidung 

Saat ini, dari usulan tenaga medis melalui program pemerintah, baru sebagian yang disetujui dan direalisasikan.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemkab Tana Tidung juga menjalin kerja sama dengan rumah sakit di daerah lain, termasuk penandatanganan perjanjian kerja sama dengan RSUD Malinau.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan SDM sekaligus mendukung realisasi bantuan alat kesehatan dari pemerintah pusat.

Ia menambahkan, kunjungan Kemenko PMK ke Tana Tidung menjadi momentum penting untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi daerah.

“Harapan kita tentu kendala-kendala yang kita sampaikan bisa ditindaklanjuti, nanti kementerian akan melakukan rapat untuk menindaklanjuti itu,” pungkasnya.

(*)

Penulis : Rismayanti 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.