TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Titik-titik bencana alam di Bogor ditinjau oleh BPBD Provinsi Jawa Barat setelah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menyatakan akan melakukan penanganan bencana di Bogor, Kamis (23/4/2026).
Pantauan TribunnewsBogor.com, sejumlah petugas berseragam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar beserta petugas berseragam Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meninjau lokasi bencana di Ciomas Bogor.
Yaitu di titik longsor dan jembatan putus kawasan Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Terpantau, didampongi petugas BPBD Kabupaten Bogor, mereka melihat-lihat langsung kondisi di lokasi.
Lokasi yang dicek tersebut terpantau kini sudah dipasangi garis kuning pembatas.
Lokasi tersebut erupakan titik longsor pinggir Sungai Ciapus dan jembatan selebar kendaraan roda dua yang melintasi sungai tersebut.
Diketahui, Sungai Ciapus ini sempat meluap pada 19 April 2026 lalu setelah hujan deras mengguyur Ciomas.
Hal itu menyebabkan longsor di tebing dekat jembatan kemudian membuat jembatan ambruk ke sungai.
Salah satu petugas BPBD Provinsi Jabar, Bambang, mengatakan bahwa setelah dari Ciomas mereka akan menuju titik lainnya.
Nampaknya rombongan BPBD ini menyisir satu per satu titik terdampak bencana di Bogor ini sebelum nanti ditangani oleh Pemprov Jabar.
"Habis dari sini kita ke Babakanmadang," kata Bambang kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (23/4/2026).
"Iya (titik bencana tanah bergerak)," imbuhnya.
Namun Bambang mengatakan, pihaknya sementara ini belum bisa memberikan keterangan lebih detil soal pengecekan lokasi bencana di Bogor ini.
Diketahui, melalui akun media sosial pribadinya Gubernur Kabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas terjadinya bencana yang terus-menerus di wilayah Bogor, Kamis (23/4/2026).
"Banjir yang terus-menerus akan segera kami mitigasi faktor penyebabnya dan kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan juga akan kami segera menghitungnya,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Pemprov Jawa Barat langsung menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.
“Hari ini tim Provinsi Jawa Barat akan turun untuk mengevaluasi dan selanjutnya kami segera mendistribusikan berbagai bantuan yang dibutuhkan untuk keperluan masyarakat,” ungkap KDM.