Berangkat ke Tanah Suci, Puluhan ASN Pemkot dan Pemkab Madiun Ajukan Cuti Haji
Ndaru Wijayanto April 23, 2026 08:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun dan Pemerintah Kabupaten Madiun tahun ini mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. 

Mereka akan bergabung bersama jutaan jemaah dari berbagai negara dalam musim haji 2026.

Di Kabupaten Madiun, tercatat sebanyak 43 ASN dipastikan berangkat menunaikan rukun Islam kelima.

Menjelang keberangkatan, para calon jemaah haji tersebut mendapat pembekalan langsung dari Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Mas Hari itu menyampaikan empat pesan penting kepada para ASN calon jemaah haji. Pertama, disiplin mengatur waktu selama pelaksanaan ibadah. 

Kedua, mengikuti arahan pembimbing dan petugas haji secara tertib. Ketiga, menjaga kesehatan fisik maupun mental agar tetap prima selama menjalani rangkaian ibadah.

Baca juga: 1.267 CJH Jombang Berangkat ke Tanah Suci Mei, Puluhan ASN Sudah Ajukan Cuti Haji

Keempat, mempersiapkan diri dengan baik agar ibadah dapat berjalan lancar, khusyuk, dan sempurna.

"Kemabruran haji adalah cita-cita tertinggi bagi setiap jamaah, karena haji yang mabrur imbalannya adalah surga. Yang menjadikan hajinya seseorang mabrur mencakup persiapan sebelum berangkat, sikap selama di Tanah Suci, dan perubahan setelah pulang," ujarnya.

Mas Hari juga mengingatkan adanya tanggung jawab moral bagi ASN Kabupaten Madiun yang berangkat haji. Menurutnya, mereka harus menjaga sikap, perilaku, dan nama baik sebagai representasi Pemerintah Kabupaten Madiun.

"Harapan kami, hendaknya seluruh jamaah dapat mendoakan Kabupaten Madiun agar senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah SWT, terbebas dari bencana, dan mampu mengurai berbagai macam permasalahan yang dihadapi," pintanya.

Sementara itu, di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, sekitar 20 ASN juga mengajukan cuti haji tahun ini. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin mengatakan, mayoritas ASN yang berangkat berasal dari kalangan guru.

Baca juga: 9 Tahun Tunggu Berangkat, Kakak Beradik Petani Jadi Jemaah Haji Tertua Kota Blitar

"Kebanyakan dari rekan-rekan guru," ujarnya.

Selain itu, sejumlah pejabat struktural Pemkot Madiun juga turut berangkat, di antaranya Kepala Bappelitbangda Kota Madiun Suwarno. Ada pula Camat Taman M. Yusuf Asmadi yang bertugas sebagai petugas haji daerah.

Untuk menjaga kelancaran pelayanan publik selama para pejabat menjalankan ibadah haji, Pemkot Madiun menyiapkan pelaksana harian yang akan menjalankan tugas rutin sementara waktu.

"Hanya tugas rutin, bukan untuk kebijakan. Karena waktunya lumayan lama, sekitar 46 hari," pungkas Haris.

Baca juga: Produsen Kerupuk di Madiun Terpaksa Perkecil Ukuran, Tertekan Harga Minyak dan Plastik

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.