TRIBUNMANADO.CO.ID - Kondisi ruas jalan di Manado banyak mengalami kerusakan dan layak diperbaiki.
Kerusakan paling banyak berupa lubang di jalan.
Lubang kecil yang perlahan menjadi luas lantaran sering dilewati.
Baca juga: Daftar Jalan Rusak di Manado: Depan Lorong Kuhun hingga Balai Kota Penuh Lubang
Pun perlahan menjadi semakin dalam dan membahayakan pengguna jalan.
Lubang bermunculan dan jalanan tidak rata.
Salah satunya di jalan 17 Agustus.
Amatan Tribunmanado.com, lubang kecil dan sedang terdapat di salah satu titik.
Salah satunya depan lorong Kuhun.
Di sana terdapat beberapa lubang yang cukup besar.
Lubang lubang tersebut berdekatan hingga membentuk kumpulan.
Lubang juga nampak di jalan Balai Kota Tikala.
Amatan Tribunmanado.com, Rabu (22/4/2026), terdapat sekira tujuh lubang besar dan kecil di jalan seputaran pertigaan menuju Lapangan Sparta Tikala.
Lubang - lubang tersebut berdekatan hingga tampak seperti kumpulan.
Posisinya tepat di tengah jalan.
Kendaraan yang lewat harus menyepil agar tidak masuk lubang.
Beberapa lubang menganga lebar dan dalam hingga cukup membuat kendaraan roda dua oleng dan roda empat bergetar.
Selain membahayakan, lubang lubang itu juga merusak pemandangan.
JALAN KE PELABUHAN
Jalan di kota Manado, provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sedang tidak baik - baik saja.
Buktinya, banyak jalan berlubang.
Lubang baru bermunculan.
Ada pula lubang yang muncul lagi setelah ditambal.
Contohnya jalan ke arah Pelabuhan Manado dari arah Pasar 45 via samping Multi Mart.
Lubang menganga tepat di tengah jalan.
Tak tanggung -tanggung, ada tiga lubang sekaligus.
Dan ketiganya cukup besar.
Pecahan aspal berada di satu lubang, membuatnya jadi kian membahayakan bagi pengendara sepeda motor.
Jalan tersebut vital sebagai penghubung antara kawasan Pasar 45 dan jalan Pierre Tendean.
Serta dengan pelabuhan Manado.
Beberapa waktu lalu, jalan itu juga berlubang dan memicu komplain pengguna jalan.
Kesudahannya lubang jalan itu ditambal.
Namun kini berlubang lagi.
Lubang di jalan itu menyulitkan pengguna jalan.
Mereka harus berjalan pelan atau zig zag demi menghindari lubang.
Ini memunculkan potensi macet atau saling senggol antar kendaraan.
Sally salah satu pengguna jalan mengaku kerap kesulitan kala melintasi jalan tersebut.
"Kami minta pihak terkait segera perbaiki demi kenyamanan pengguna jalan," katanya. (ART)