TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA- Acer menegaskan komitmennya mendorong transformasi pendidikan melalui gelaran Acer Edu Summit Asia Pacific 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 22-23 April 2026.
Mengusung tema Future-Ready Learning: AI, Innovation, and Human-Centered Education, forum ini menyoroti pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk mendukung pendidikan yang inklusif dan adaptif.
Ajang ini dihadiri delegasi dari 12 negara di kawasan Asia Pasifik dan menjadi ruang kolaborasi antara pendidik, pembuat kebijakan, serta pelaku industri.
Acer Edu Summit 2026 menempatkan integrasi AI dalam pembelajaran sebagai isu utama yang dibahas selama forum berlangsung.
Presiden Pan Asia Pacific Operations Acer Inc Andrew Hou menyebut forum ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang siap menghadapi masa depan.
Menurutnya, transformasi pendidikan harus tetap berpusat pada manusia, dengan teknologi hadir memperkuat peran pendidik, bukan menggantikannya.
Diskusi dalam forum mencakup pembelajaran yang dipersonalisasi, peningkatan literasi digital, hingga strategi membangun sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Salah satu sorotan datang dari MIT Media Lab melalui Learning Foundry for AI and Robotics (FAIR) yang diperkenalkan dalam forum tersebut.
Dr Michael Lin dan Wolfgang Gruel memaparkan bagaimana AI dapat menghadirkan model pembelajaran yang lebih personal dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
Forum juga menghadirkan Jun-Yu Fan yang membahas transformasi pedagogi berbasis AI, serta Altos Computing yang memperkenalkan infrastruktur AI terintegrasi untuk mendukung pendidikan berbasis teknologi.
Berbagai solusi seperti server AI, workstation, hingga platform deployment AI turut diperkenalkan dalam acara ini.
Selain forum diskusi, Acer juga memperkenalkan lini Copilot+ PC terbaru untuk mendukung kebutuhan pembelajaran modern.
Perangkat seperti Acer TravelMate P4 Spin 14 AI, TravelMate P4 14 AI, dan TravelMate P2 AI ditampilkan sebagai solusi belajar yang lebih interaktif dan kolaboratif.
Beberapa perangkat telah dilengkapi layar sentuh, stylus, serta dukungan daya tahan baterai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Melalui Acer Edu Summit Asia Pacific 2026, Acer menegaskan komitmennya memperkuat sinergi pendidikan, teknologi, dan kebijakan publik dalam menjawab tantangan pembelajaran masa depan.