TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kejuaraan Daerah (Kejurda) disaksikan langsung pelatih Timnas futsal, Eka Sanjaya di GOR Tribuana, Pekanbaru. Ia hadir saat pembukaan Kejurda pada Kamis pagi (23/4/2026) serta menyaksikan Sejumlah pertandingan di hari pertama Kejurda.
Kehadiran pelatih Timnas ini jelas menjadi motivasi tersendiri bagi peserta yang rata-rata masih pelajar SMA. Para pemain asal Riau tentunya ingin menunjukkan kualitasnya sembari berharap dilirik Eka Sanjaya untuk ke Timnas.
Di partai perdana, tim putra Inhil berhasil menggilas Dumai dengan skor telak, 5 - 0. Kedua tim tergabung dalam group A.
Kemudian Pekanbaru berhasil menekuk Pelalawan dengan skor 6 - 2. Kedua tim berada di group B.
Sedangkan pertandingan di group C, Meranti harus rela berbagi poin dengan Bengkalis. Sebab kedua tim bermain imbang dengan skor 3 - 3.
Kejurda sendiri dibuka secara langsung Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau Nurhamdi yang mewakili Plt Gubri. Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet serta Ketua AFP Riau Rendra Febriyanto dan Forkopimda Riau.
Dalam sambutannya, Nurhamdi mengatakan Pemprov Riau berkomitmen untuk memajukan olahraga. Pelaksana Kejurda dan kejuaraan lainnya menjadi salah satu bukti.
Koordinasi dengan Komisi V DPRD Riau untuk membangun olahraga di Riau agar lebih baik kedepannya juga terus dilakukan pihaknya. Hal ini dilakukan demi memberikan yang terbaik untuk kemajuan olahraga di Riau.
"Saya berpesan dalama Kejurda ini bermainlah dengan sportif apalagi disaksikan langsung oleh pelatih Timnas Futsal Indonesia," kata Nurhamdani.
Ia pun meminta agar seluruh tim memanfaatkan momen ini sehingga bisa dilirik oleh pelatih Timnas. Ia juga berharap ada pemain yang bisa dilirik dan dimana ke Timnas dari hasil Kejurda ini.
Rendra Febriyanto mengatakan Kejurda ini diikuti oleh 12 kabupaten/kota kategori putra dan 4 kabupaten/kota untuk kategori putri. Kejurda ini, katanya, tidak hanya sebatas penyelenggaraan, namun sebagai peningkatan kualitas permainan atle-atlet Riau. Pasalnya, dalam Kejurda ini AFP Riau telah menyiapkan tim pelatih untuk melakukan talent scouting.
Atlet-atlet yang berprestasi dan berpotensi akan dilirik oleh pelatih untuk masuk dalam skuad futsal Riau kedepan. Sebab hasil Kejurda ini akan menjadi kerangka tim futsal Riau untuk menghadapi Pra PON yang akan berlangsung pada tahun 2027 mendatang.
"Dari Kejurda ini akan terlihat kerangka skuad kita untuk Pra PON 2027," kata Rendra.
Ia juga mohon doa dari masyarakat Riau agar tim futsal Riau lolos PON yang akan datang. Hal itu mengingat Riau belum pernah lolos PON kecuali saat menjadi tuan rumah.
"Kami sangat berharap dukungan pemerintah dan seluruh masyarakat Riau agar futsal Riau lolos PON," pintanya. (*)