BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Pihak pengelola SPBU Kersik Putih angkat bicara mengenai insiden kecelakaan yang melibatkan sebuah truk dan pengendara motor di Jalan Ahmad Yani, Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Kamis (23/4/2026).
Klarifikasi ini muncul menyusul ramainya isu yang menyebut bahwa truk tersebut merupakan armada pelangsir BBM.
Pengelola SPBU memastikan bahwa kendaraan yang terlibat laka tersebut melakukan pengisian secara prosedur.
Yuyundi, selaku pengelola SPBU Kersik Putih, menegaskan bahwa truk tersebut mengisi bahan bakar sesuai dengan kuota yang ditetapkan melalui sistem barcode.
Baca juga: Kecelakaan di Depan SPBU Kersik Putih Tanahbumbu, Pengendara Motor Ini Tabrak Truk Antrean Solar
Kapasitas pengisiannya pun berada di angka 75 hingga 80 liter, sesuai standar yang berlaku.
Ia juga menjamin bahwa pihaknya menjalankan operasional sesuai dengan aturan ketat dari Pertamina.
Hal ini termasuk pengawasan terhadap setiap kendaraan yang masuk ke area pengisian agar tidak ada praktik ilegal.
"Tidak ada pelansir, semua kendaraan mengisi secara standart pengisian dan semua menggunakan barcode dari pertamina saat membeli," jelas dia.
Yuyundi mengakui bahwa saat insiden itu terjadi, kondisi di depan SPBU memang tengah dipadati oleh antrean truk.
Kendaraan-kendaraan besar tersebut berjajar menunggu giliran untuk mendapatkan bahan bakar solar.
Senada dengan pihak pengelola, Banit Gakkum Satlantas Polres Tanah Bumbu, Aipda Aris Trijatniko, menyatakan hasil pemeriksaan fisik terhadap truk tersebut menunjukkan kondisi tangki yang masih standar pabrikan.
Polisi memastikan kendaraan tersebut berfungsi sebagai angkutan logistik material bangunan, bukan kendaraan yang dimodifikasi untuk menimbun BBM.
Truk tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari arah Mantewe.
“Mau ngisi BBM ngangkut material, dari Mantewe, banyak kalau dilihat dari spesifikasi tangki dan semuanya terlihat normal,” ujar Aipda Aris guna menepis kabar miring yang telanjur beredar luas di tengah masyarakat.
Terkait kepadatan yang sering terjadi, pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan kepada para pengguna jalan.
Baca juga: Kecelakaan di Sultan Adam Banjarmasin Tewaskan Pengendara Motor, Pengemudi Salah Injak Pedal
Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area yang terdapat antrean kendaraan di bahu jalan.
Polres Tanah Bumbu berharap koordinasi antara pengelola SPBU dan petugas di lapangan dapat meminimalisir risiko gangguan lalu lintas.
Hal ini bertujuan agar kecelakaan serupa tidak terulang kembali di titik-titik rawan kemacetan.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)