TRIBUNNEWS.COM - Vatikan masih menjadi negara dengan populasi paling sedikit di dunia pada 2026.
Negara kecil yang berada di jantung Italia itu hanya dihuni sekitar 500 orang dan tetap menjadi negara merdeka dengan jumlah penduduk paling sedikit secara global.
Baik Realty Hunting maupun World Population Review sama-sama menempatkan Vatikan di posisi teratas.
Namun, daftar negara berikutnya berbeda karena metode penghitungan yang digunakan tidak sama.
Realty Hunting hanya menghitung negara berdaulat atau sovereign states.
Sementara itu, World Population Review juga memasukkan wilayah dependensi, teritori khusus, dan kawasan administratif seperti Niue, Tokelau, hingga Kepulauan Falkland.
Perbedaan inilah yang membuat urutan negara dengan populasi tersedikit menjadi berbeda.
Realty Hunting mencatat Vatikan sebagai negara dengan populasi paling kecil, yakni sekitar 500 jiwa.
Sebagian besar penduduk Vatikan merupakan rohaniwan, pejabat gereja, serta Swiss Guard yang bertugas menjaga wilayah kepausan.
Setelah Vatikan, posisi berikutnya ditempati negara-negara kecil di kawasan Pasifik seperti Tuvalu, Nauru, dan Palau.
Negara-negara ini memiliki jumlah penduduk rendah karena luas wilayah yang terbatas, lokasi geografis yang terpencil, serta arus migrasi yang minim.
Baca juga: 10 Negara dengan Tarif Pajak Tertinggi di Dunia: Belanda hingga Israel, Jepang Peringkat 2
Berikut 10 negara dengan populasi tersedikit versi Realty Hunting tahun 2026:
World Population Review juga menempatkan Vatikan di posisi pertama dengan populasi sekitar 506 jiwa.
Namun, daftar ini memasukkan wilayah nonnegara berdaulat yang tetap dihitung sebagai entitas terpisah dalam statistik populasi dunia.
Niue, Tokelau, dan Kepulauan Falkland menjadi contoh wilayah dengan penduduk sangat kecil yang masuk dalam daftar tersebut.
Karena itu, Tuvalu justru berada di posisi kedelapan, bukan kedua seperti versi Realty Hunting.
Berikut 10 wilayah dengan populasi tersedikit versi World Population Review tahun 2026:
Baca juga: 10 Negara dengan Kilang Minyak Terbesar di Dunia: Venezuela Lampaui Amerika Serikat
Perbedaan utama terletak pada cakupan wilayah yang dihitung.
Realty Hunting hanya fokus pada negara berdaulat yang diakui secara internasional.
Sedangkan World Population Review memasukkan wilayah dependensi, daerah otonom, hingga kawasan administratif khusus.
Meski begitu, keduanya sepakat pada satu hal: Kota Vatikan tetap menjadi wilayah dengan penduduk paling sedikit di dunia.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)