BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Sebanyak 360 jemaah haji Embarkasi Banjarmasin asal Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan telah diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.
Para jemaah diterbangkan dari Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, pada Kamis (24/4/2026) pukul 00.05 Wita.
Kloter pertama yang berasal ini diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 8101.
Proses lepas landas (take off) berjalan mulus dari landasan pacu Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Baca juga: 360 Calon Haji Embarkasi Banjarmasin Resmi Diberangkatkan, Dilepas Dengan Kumandang Azan
General Manager Angkasa Pura Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stefhanus Milyas Wardana, mengatakan bahwa seluruh proses keberangkatan berjalan lancar.
“Berangkat pukul 00.05 Wita. Sejauh ini, sejak proses screening di asrama hingga pelepasan oleh Bapak Gubernur, semuanya berjalan lancar.
Saat ini sedang dalam proses embarkasi penumpang menuju pesawat.
Diharapkan seluruh proses dapat selesai tepat waktu sebelum jadwal keberangkatan,” ujarnya, Jumat (24/4/2026) dini hari.
Ia juga menjelaskan bahwa pesawat yang membawa jemaah kloter 1 Embarkasi Banjarmasin ini akan transit terlebih dahulu di Bandara Kualanamu untuk pengisian bahan bakar dan kemudian melanjutkan perjalanan.
“Pesawat akan landing di Kualanamu untuk refuelling sekitar dua jam. Setelah itu perjalanan dilanjutkan kurang lebih delapan jam. Perkiraan tiba di sana kemungkinan pada siang atau sore hari waktu setempat,” sebutnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelayanan khusus pada musim keberangkatan jemaah haji di bandara berlangsung selama 24 jam.
“Khusus untuk pelayanan haji, kami membuka layanan selama 24 jam,” sebutnya.
Terkait barang bawaan, Stefhanus mengimbau jemaah haji Embarkasi Banjarmasin agar hanya membawa barang seperlunya dan tidak membawa barang yang dilarang dibawa ke pesawat.
Salah seorang jemaah, Putri Amalia (24) menjadi salahs atu jemaah kloter 1 Embarkasi Banjarmasin.
Ia mengaku didaftarkan haji oleh orang tuanya sejak tahun 2011 saat ia masih berusia 10 tahun atau masih duduk di kelas 5 sekolah dasar.
Baca juga: Calon Jemaah Haji Kalsel Ingat Jangan Bawa Barang-Barang Ini, Masih Ada Kedapatan Bawa Pemanas Air
Wanita asal Banjarmasin ini berangkat bersama ibunya. Awalnya ia dijadwalkan juga berangkat bersama ayahnya, namun karena sang ayah telah wafat, posisinya digantikan oleh kakaknya.
“Perasaannya senang, sama agak deg-degan juga karena bisa dibilang hampir jadi yang termuda, sebenarnya masih ada yang lebih muda cuma beda kloter ya,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah)