TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang akan digelar dalam waktu dekat.
Kegiatan ini dinilai sebagai momentum strategis untuk mengakselerasi sektor pertanian sekaligus memperkuat eksistensi Gorontalo di kancah nasional.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mengungkapkan bahwa penunjukan daerahnya sebagai tuan rumah melalui proses yang cukup kompetitif dengan daerah lain.
“Gorontalo sempat berpotensi dipindah ke Papua, tapi kita terus yakinkan bahwa kita siap,” ujarnya saat menghadiri program siniar Tribun Podcast yang dipandu Content Manager, Aldi Ponge di Studio TribunGorontalo.com, Rabu (22/4/2026).
Saat ini, berbagai persiapan infrastruktur terus dipacu, mulai dari pembangunan lokasi gelar teknologi pertanian hingga pengaturan akomodasi bagi para peserta.
“Penginapan sudah diinventarisir, peserta akan tinggal di rumah warga,” jelasnya.
Skema ini diyakini akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga lokal, mengingat peserta akan membayar biaya konsumsi harian kepada pemilik hunian.
“Sekitar Rp160 ribu per hari, dua kali makan. Itu langsung ke masyarakat,” tambahnya.
Selain dampak ekonomi jangka pendek, Gusnar menekankan bahwa manfaat jangka panjang dari perhelatan ini jauh lebih besar.
“Kita semakin dikenal, terutama di kalangan petani seluruh Indonesia. Ini membuka konektivitas agribisnis,” katanya.
Baca juga: Gubernur Gusnar Ismail Kebut 3 Proyek Raksasa Gorontalo, Targetkan Embarkasi Haji Rampung 2027
Ia juga optimistis bahwa PENAS XVII akan menstimulasi pembangunan infrastruktur daerah serta meningkatkan atensi serta dukungan dari pemerintah pusat.
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengapresiasi kerja keras Gusnar beserta jajaran pemerintah daerah dalam mempersiapkan agenda besar ini. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan antara panitia pusat dan daerah di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, panitia melaporkan progres kesiapan penyelenggaraan kepada Mentan. Selain itu, dilaporkan pula mengenai rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto untuk membuka secara resmi PENAS XVII di Provinsi Gorontalo.
“Pak Mentan mengucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur Gusnar Ismail dan juga mengapresiasi kerja-kerja panitia yang sudah mempersiapkan secara maksimal kegiatan di daerah. Beliau mengharapkan panitia menyiapkan sebaik mungkin karena kegiatan ini akan menghadirkan bapak presiden,” jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Muljady Mario, selaku Ketua Panitia Daerah.
Dalam arahannya, Mentan Andi Amran Sulaiman berharap PENAS XVII menjadi tonggak sejarah dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Ia juga menginstruksikan agar ajang tersebut memamerkan teknologi pertanian modern hasil inovasi anak bangsa.
“PENAS XVII ini diharapkan oleh bapak menteri menjadi momentum untuk menyampaikan kepada seluruh pihak terkait dan perwakilan petani, Indonesia siap menjadi lumbung pangan dunia. Demikian pula untuk teknologi pertanian diminta untuk memprioritaskan produk-produk lokal dalam negeri,” terang Muljady. (***)