TRIBUNTRENDS.COM – Presenter sekaligus anggota DPR RI, Uya Kuya, menjadi perbincangan publik setelah dirinya dikaitkan dengan isu hoaks mengenai kepemilikan 750 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia juga menyebut bahwa sebagai figur publik, dirinya kerap dijadikan sasaran agar suatu isu lebih mudah dipercaya masyarakat.
"Ya seorang Uya Kuya gampang kayaknya difitnah pakai nama dia aja kayak dulu juga kan... akhirnya bisa lebih cepat menyebarnya, orang percaya dan lain sebagainya," tambahnya.
Meski merasa dirugikan, Uya tetap memberikan penilaian objektif terhadap program MBG. Menurutnya, program tersebut sebenarnya baik, namun masih perlu banyak evaluasi di lapangan.
Baca juga: Siapkan Rp1 Juta, Uya Kuya Gelar Sayembara untuk Ungkap Penyebar Hoaks MBG
"Tapi memang sejujurnya memang program MBG ini masih banyak hal-hal yang menurut saya harus diperbaiki gitu kan. Programnya bagus menurut saya. Cuman emang kayak adanya beberapa dapur-dapur yang menyalahi aturan, ada kasus-kasus keracunan, itu menurut saya harus ditindak tegas," jelasnya.
Sebagai seorang ayah sekaligus wakil rakyat, Uya menekankan pentingnya standar kualitas makanan bagi anak-anak penerima manfaat. Ia bahkan meminta agar dapur yang bermasalah ditindak lebih tegas.
"Harus ditutup kalau perlu. Jangan cuman disuspend. Dan biar, karena ini kan juga berhubungan dengan anak-anak Indonesia penerima manfaat yang menurut saya berhak untuk menerima makanan yang sehat dan bener," tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kritik terhadap program pemerintah merupakan hal yang wajar, namun harus tetap berbasis fakta dan tidak menimbulkan fitnah.
Sebelumnya, isu ini mencuat setelah beredar unggahan di media sosial pada 18 April yang menampilkan foto Uya Kuya yang telah diedit, disertai narasi mengenai kepemilikan 750 dapur MBG.
Merespons hal tersebut, Uya Kuya telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Laporan itu resmi tercatat dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 18 April 2026. (Tribuntrends.com/Grid.ID/Ragillita Desyaningrum)