TRIBUNPALU.COM - Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof Zainal Abidin, menekankan bahwa keterbukaan dan komunikasi antar umat beragama menjadi kunci dalam menjaga moderasi dan kerukunan di Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Prof Zainal Abidin saat menjadi narasumber pada Seminar Nasional Paskah Nasional V 2026.
Seminar Nasional Paskah Nasional V 2026 digelar di Gereja Bala Keselamatan Korps II, Jalan Kancil, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, Indonesia memiliki keberagaman yang kaya, mulai dari budaya, suku, bahasa, hingga agama dan kepercayaan.
Namun, jika keberagaman ini tidak dikelola dengan baik, bisa memicu perselisihan, pertikaian, bahkan kekerasan antar sesama warga.
Baca juga: Pertamina Sebut Kenaikan BBM Nonsubsidi di Sulawesi Hanya Berlaku untuk Produk Tertentu
“Jika keberagaman tidak dikelola dengan benar, pertengkaran dan perselisihan bisa muncul, bahkan pembunuhan pun bisa terjadi di antara kita,” ujarnya.
Prof. Zainal Abidin menambahkan bahwa konflik sosial sering muncul karena minimnya ruang komunikasi antar umat beragama. Kurangnya interaksi ini kerap memunculkan prasangka buruk yang memicu gesekan sosial.
Ia juga menekankan pentingnya saling menghormati dan menghargai perbedaan sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan, sekaligus sebagai fondasi kerukunan antarumat beragama. (*)