Main Bareng Teman, Bocah 10 Tahun Malah Dilempar Tetangga Ban Bekas sampai Trauma
Arie Noer Rachmawati April 24, 2026 01:35 PM

 

TRIBUNJATIM.COM - Seorang anak berusia 10 tahun dilempar ban oleh tetangga sendiri di kawasan Lagoa Terusan Gang Tiga, Koja, Jakarta Utara, Minggu (19/4/2026).

Insiden terjadi saat korban sedang bermain ban bekas bersama teman-temannya di sekitar rumah.

Namun, ban yang dimainkan anak-anak itu melintas di depan seorang pria yang juga merupakan tetangga korban.

Diduga kesal, pria tersebut kemudian mengambil ban bekas itu dan melemparkannya ke arah korban hingga anak tersebut terjatuh dan mengalami luka di bagian kaki.

Ibu korban, Agnes mengatakan, peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang menghadiri acara ulang tahun adik korban di rumah. 

Saat itu, korban bermain di luar rumah hingga akhirnya mengalami kejadian tersebut.

"Pas temennya ngegelinding, anak saya menghindar dengan melompat. Tapi itu ban jatuh di depan bapak-bapak," ungkap Agnes, dikutip Jumat (24/4/2026).

"Nah bapak-bapak itu dengan arogannya ngambil ban itu langsung lempar ke anak saya sampai anak saya jatuh, luka-luka," sambungnya.

Agnes mengungkapkan, anaknya mengalami luka lecet dan memar di bagian dengkul serta kaki bawah akibat kejadian tersebut.

Baca juga: Syahrul Bocah Tamatan SD Jalan Kaki Jualan Cuanki Tiap Hari, Bantu Ayah Cari Rumput Sebelum Dagang

Baca juga: Sosok Altaf Bocah yang Dibully karena Bicara Pakai Bahasa Inggris, Gubernur Sherly Undang ke Rumah

Korban Trauma

Selain luka fisik, korban juga mengalami trauma dan ketakutan setelah insiden itu.

Menurut dia, anaknya sempat tidak langsung menceritakan kejadian tersebut karena merasa takut.

Namun, setelah ditanya berulang kali, korban akhirnya mengaku mengalami peristiwa tersebut.

"Trauma sih kayak ketakutan gitu. Dia cuma ngomong takut. Anak saya kan jarang keluar main, sekalinya main dapat perlakuan seperti itu, ya pasti takut," kata Agnes.

Agnes juga menyebut pelaku merupakan pria lanjut usia yang tinggal tidak jauh dari rumah mereka.

Ia mengetahui identitas pelaku dari rekaman kamera pengawas serta keterangan warga sekitar.

Hingga saat ini, kata Agnes, pelaku belum menunjukkan itikad baik untuk meminta maaf kepada korban maupun keluarga.

Baca juga: Bocah 13 Tahun di Jember Selamat usai Terseret Arus Sungai, Hendak Mengambil Tas yang Jatuh

RT Tegur Pelaku

Padahal, pihak RT setempat disebut telah menegur pelaku agar menemui keluarga korban.

"Nah itu dia, RT setempat sudah menegurnya dan sudah menyuruh untuk datang ke sini minta maaf, sampai detik ini pun tidak ada itikad baik untuk datang meminta maaf," ungkap Agnes.

Keluarga korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara.

Selain membuat laporan, keluarga juga telah melakukan visum terhadap korban sebagai bagian dari proses hukum.

Agnes berharap kasus tersebut dapat segera ditangani pihak berwajib agar kejadian serupa tidak terulang kembali, baik kepada anaknya maupun anak-anak lain di lingkungan sekitar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.