TRIBUNNEWS.COM - Real Madrid akan menjalani laga penting menghadapi Real Betis di pekan 32 Liga Spanyol.
Pertandingan ini menjadi penting bagi Real Madrid untuk terus mengulur waktu kemungkinan Barcelona juara Liga Spanyol dengan cepat.
Pertandingan antara Real Betis melawan Real Madrid akan digelar pada Sabtu (25/4/2026) pukul 02.00 WIB di Estadio de La Cartuja.
Saat ini, jarak Real Madrid dan Barcelona di klasemen sementara adalah 9 poin.
Sedangkan pertandingan Liga Spanyol menyisakan sekira 6 laga lagi.
El Real tak boleh terpeleset di sisa laga agar Barca tak merayakan gelar di sisa pertandingan kelima atau keempat.
Baca juga: Kabar Buruk untuk Real Madrid, Musim Arda Guler dan Eder Militao Selesai
Untungnya, El Real mulai keluar dari keterpurukan di kancah domestik.
Mereka baru saja mengamankan kemenangan atas Alaves di pekan 31 lalu.
Hal itu membawa mereka keluar dari hasil imbang dan kalah yang didapatkan di dua laga sebelumnya.
Permasalahan yang menimpa El Real musim ini nampak cukup pelik.
Seperti ada dua kepribadian yang ditunjukkan Real Madrid ketika tampil di Liga Spanyol dan Liga Champions.
Saat tampil di Liga Champions lalu, El Real benar-benar spartan dan penuh semangat.
Mereka memberikan perlawanan sengit kepada Bayern Munchen yang menjadi lawan di babak itu.
Memang pada akhirnya mereka gagal lolos ke babak selanjutnya.
Namun perlawanan dan tingkat kengototan itulah yang sepertinya hilang dari para pemain saat tampil di kancah domestik.
Mereka kerap kesulitan menciptakan peluang atau memastikan mendominasi permainan.
Padahal permasalahan cedera juga perlahan mulai menghilang dari kubu El Real.
Hal yang mulai menjadi pembahasan adalah soal motivasi para pemain yang dianggap kurang.
Kekalahan mereka dari Barcelona di tangga klasemen membuat mereka sedikit meredup.
Mereka seperti tinggal menunggu waktu saja untuk melihat Barcelona mendapatkan gelar juara yang diinginkan.
Disinggung soal motivasi, pelatih Alvaro Arbeloa memberikan tanggapan kerasnya.
Ia berdalih para pemain harusnya sadar diri soal prestise dan gengsi bermain bagi Real Madrid.
Pelatih asal Spanyol ini seperti ingin mengatakan kepada para pemainnya mereka tak perlu diberikan motivasi setiap hari setelah memakai jersey Real Madrid.
Harusnya para pemain bisa menjaga motivasi itu tetap menyala di dalam dirinya.
Tugas utamanya sebagai pelatih adalah untuk memastikan kesiapan para pemain di atas lapangan.
"Tugas utama saya bukan memotivasi pemain Real Madrid," kata Arbeloa dikutip dari Football Espana.
"Mereka memiliki standar tinggi pada diri mereka sendiri."
"Tugas utama saya adalah untuk mempersiapkan mereka tentang apa yang menunggu mereka di atas lapangan," sambungnya.
Dari segi performa tandang, Real Madrid memiliki catatan yang cukup impresif. Mereka menjadi tim dengan rekor tandang terbaik kedua musim ini, mengoleksi 30 poin dari 15 laga, termasuk sembilan kemenangan.
Namun, tantangan besar menanti di kandang Real Betis. Tim asuhan Manuel Pellegrini tengah berupaya bangkit setelah tersingkir dari Liga Eropa usai kalah dari Braga di perempat final.
Di kompetisi domestik, Real Betis tampil cukup konsisten dengan catatan 12 kemenangan, 13 hasil imbang, dan tujuh kekalahan dari 32 pertandingan.
Raihan 49 poin menempatkan Real Betis di posisi kelima klasemen, unggul lima poin atas Celta Vigo yang menguntit di peringkat keenam dalam perebutan tiket ke kompetisi Eropa.
Kekuatan Betis juga terlihat dari performa kandang mereka. Dari 15 laga di depan publik sendiri, mereka mengoleksi 26 poin dan hanya menelan tiga kekalahan.
Secara head-to-head, Real Betis bukan lawan yang mudah bagi Real Madrid. Mereka sukses meraih kemenangan 2-1 dalam pertemuan di kandang musim lalu.
Meski demikian, Real Madrid membalas dengan kemenangan telak 5-1 pada pertemuan di Santiago Bernabeu awal tahun ini.
Dalam enam pertemuan terakhir di La Liga, Betis juga mampu memberikan perlawanan sengit dengan hanya kalah dua kali, sementara tiga laga lainnya berakhir imbang, termasuk dua pertemuan di Sevilla yang berakhir 0-0 dan 1-1.
Dengan situasi yang dihadapi kedua tim, duel ini diprediksi akan berlangsung ketat.
(Tribunnews.com/Guruh, Ali)