TRIBUNNEWS.COM - Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman harus menerima kenyataan pahit jika tak bisa membawa striker Corinthians, Memphis Depay ke Piala Dunia 2026.
Memphis Depay kembali harus berkutat dengan penyembuhan setelah cederanya kambuh lagi dalam masa pemulihan tengah pekan lalu.
Situasi ini diperburuk dengan situasi Memphis Depay di internal Corinthians, klub yang dia perkuat, tak lagi bersahabat.
Klub elite asal Brasil itu mendesak Memphis Depay untuk segera menandatangani kontrak baru. Di mana masa bakti mantan penyerang Barcelona, Manchester United, dan Atletico Madrid ini akan berakhir Juli 2026 bersama Corinthians.
Dalam laporan ESPN Brasil, ketegangan terjadi antara pihak klub dengan Depay, yang mengganggu masa pemulihan cedera penyerang timnas Belanda itu.
"Adanya pesimisme besar di klub tersebut karena perbedaan besar antara keinginan Corinthians dan tuntutan perwakilan Memphis. Klub ingin menyelesaikan masalah ini sebelum Piala Dunia, tetapi masih menghadapi masalah keuangan yang serius.," terang ESPN Brasil dalam penjelasannya.
Corinthians menginginkan Depay memperpanjang kontrak. Sementara sang pemain menginginkan kenaikan gaji.
Pihak klub ragu untuk menaikkan gaji Memphis Depay menyusul cederanya kembali kambuh. Hal itu terjadi saat Memphis Depay melakoni sesi latihan individu.
"Memphis juga menyebabkan kegelisahan besar di dalam klub pekan lalu karena kambuh saat sedang memulihkan diri dari cedera paha. Ia mengalami cedera tersebut saat sesi latihan kekuatan yang seharusnya tidak dilakukan sama sekali pada tahap pemulihannya saat itu."
Federasi sepak bola Belanda tidak tinggal diam melihat kebugaran fisik MDepay bermasalah. Mereka mengirimkan bantuan medis tambahan ke Brasil untuk membantu meringankan masalah.
Tidak berhenti sampai di situ, seorang fisioterapis juga didatangkan dari Spanyol.
Memphis Depay bisa dijamin tempatnya di skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026 asal kondisinya fit 100 persen.
Tetapi jika penyerang 32 tahun itu tidak bisa pulih tepat waktu, maka Memphis Depay harus bersiap mengucapkan "sayonara" ke Piala Dunia 2026.
"Dia (Depay-red) harus dalam kondisi prima; jika Anda ingin bersinar dan menjadi aset bagi kami, Anda harus dalam kondisi seratus persen fit,” kata Ronald Koeman, dikutip dari laman Voetbalzone.
Baca juga: Dedikasi Son Heung-min: Tolak Syuting Iklan Jelang Last Dance di Piala Dunia 2026
Absennya Memphis Depay akan mempersulit Ronald Koeman di Piala Dunia 2026. Statusnya sebagai pencetak gol sepanjang masa timnas Belanda membuktikan bahwa Depay masih menjadi andalan di lini serang, kendati kini tak berkarier di Benua Eropa.
Tercatat dari 104 penampilan bersama timnas Belanda, Memphis Depay total mengumpulkan 52 gol. Dia memiliki dua lebih banyak lesakan dari Robin van Persie di posisi kedua.
Kini, dengan nasib abu-abu dari Memphis Depay pada Piala Dunia 2026, lini serang Belanda yang akan menjadi sorotan.
Merujuk kepada data penyerang yang dipanggil Koeman pada FIFA Matchday Maret lalu, secara kualitas masih di bawah Mbappe.
Mereka di antaranya adalah Wout Weghorst, Donyell Malen, Cody Gakpo, Noa Lang, dan Brian Brobbey.
Selain Depay, Wout Weghorst menjadi yang paling senior di antara lini serang Belanda. Wout Weghorst pada Piala Dunia 2026 berusia 33 tahun, satu tahun lebih tua dari Memphis Depay.
(Tribunnews.com/Giri)